harmono 18/04/2017
Drs Asep Ded
Drs Asep Ded

POSKOTA.CO – Para nelayan Kota Cirebon saat ini harus menerima kondisi Tempat Pelelangan Ikan (TPI) yang hanya tinggal satu TPI yang beroperasi. Sebab, dari empat TPI yang ada, tiga di antaranya sudah tak berfungsi lagi. Sementara satu TPI masih beroperasi, yakni TPI Kejawanan. Kondisi ini tentu berpengaruh terhadap hasil tangkap ikan para nelayan.

Sekretaris Daerah Kota Cirebon Drs Asep Ded mengakui, jika saat ini hanya ada satu Tempat Pelelangan Ikan (TPI) yang berfungsi yakni, TPI Kejawanan. Sementara tiga TPI lainnya sudah tutup.

Kondisi tersebut tidak begitu berpengaruh terhadap kondisi nelayan. Sebab, kata Asep, ramai tidaknya TPI, semua tergantung nelayannya. “Sebaiknya, dengan Kota Cirebon yang seperti ini, tidak harus banyak TPI. Satu TPI saja sudah cukup, jika semua operasionalnya dijalankan dengan baik, tentu akan jauh lebih baik dan bisa mengembangkan perekonomian para nelayan,” terangnya, Selasa (18/4).

Satu TPI ini jika efektif, lanjut dia, bisa mencakup semuanya. “Ya tidak masalah karena pantai di Kota Cirebon kan kecil. Tidak menjadi soal bagi pemerintah kota. Kita bisa mengembangkan sektor lain, seperti pariwisata dan kebudayaan Cirebon,” tandasnya. (*/din)

Leave a comment.

Your email address will not be published. Required fields are marked*

BREAKING NEWS :