SURFENOV TANTANG KPUD SIANTAR AJUKAN KASASI – Poskota.co

SURFENOV TANTANG KPUD SIANTAR AJUKAN KASASI

Surfenov
Surfenov

POSKOTA.CO – Demi menghargai hak Konstitusi KPUD Pematangsiantar yang memaksa harus kasasi, salah satu Paslon Walokota Siantar Surfenov Sirait menantang KPUD Pematangsiantar untuk segera mengajukan kasasi ke Mahkamah Agung. Sejak awal pendaftaran, Surfenov merasa terus menerus diganjal oleh KPUD terhitung sejak tahapan pendaftaran.

“Dua kali Ketua KPUD Pematangsiantar Mangasi Tua Purba, SH menyampaikan pernyataan prematur, akan mengajukan Banding jika kalah di PTUN Medan, jauh sebelum Putusan PTUN Medan keluar.

Kedua, dalam sebuah diskusi yang diadakan Pemko Pematangsiantar, Mangasi kembali mengatakan akan mengajukan Kasasi jika kalah di PTTUN, padahal sidang masih berjalan dan belum ada Putusan dari PTTUN Medan,” Demikian Surfenov Sirait kepada Wartawan, di Jakarta, Kamis (7/7).

“Hayo, jangan cuma ngomong. Kalau memang itu maunya, saya menantang KPUD Siantar agar segera mengajukan Kasasi ke MA. Tapi, dengan segala hormat dan dengan kerendahan hati, saya memohon kepada Bapak Presiden RI Joko Widodo, Bapak Wakil Presiden Jusuf Kalla, Menkopolhukam, Mendagri, Menkumham, Praktisi Hukum dan peradilan, Pakar, Akademisi, Pengamat, Pemerhati, LSM, Mahasiswa, Pers, Anggota DPR, Kepolisian, KPK, PPATK dan semua elemen bangsa agar turut memantau proses hukum di MA dari kemungkinan intervensi yang mencoba ingin mempengaruhi hasil persidangan.

Biarkan peradilan di MA berjalan secara mandiri. Saya yakin, Mahkamah Agung akan tetap menjadikan hukum sebagai Panglima,” papar Surfenov bersemangat.

Sebenarnya, hati kecil Surfenov berharap Pilkada Siantar bisa digelar dalam bulan Agustus 2016 mengingat waktu yang sudah sangat mepet dengan Pilkada Serentak Tahap II tahun 2017.

Sebelumnya, sebagaimana dilansir berbagai media lokal, Mangasi sudah menyampaikan statement bahwa KPUD Pematangsiantar akan mengajukan banding jika kalah di PTUN Medan.

Statement itu disampaikan Mangasi kepada wartawan pada awal Januari 2016, saat sidang baru mulai berjalan, atau jauh sebelum adanya putusan yang dikeluarkan pada 25 Februari 2016.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

BREAKING NEWS :
[caption id="attachment_3182" align="alignnone" width="300"] ilustrasi[/caption] POSKOTA.CO- Hukuman mati yang disandang Silvester Obiekwe alias Mustofa,50, Warga Negara Nigeria tidak membuatnya sadar. Justru Silvester Obiekwe alias Mustofa kembali menjalankan bisnis haramnya. Ulah si hitam itu akhirnya dibongkar aparat Badan Narkotika Nasional (BNN), dari dalam Lembaga Pemasyarakatan(Lapas) Pasir Putih, Nusakambangan, Cilacap, Jawa Tengah. Aksi Obiekwe dibantu oleh teman satu selnya bernama Andi,32.” Dia mengendalikan bisnis narkobanya dari balik jeruji besi. Meski sudah divonis mati tidak membuatnya jera,” kata Kepala BNN Komjen Anang Iskandar, Jumat(30/1). Anang menjelaskan, kasus tersebut terungkap setelah petugas BNN menerima inpormasi intelijen, yang menyebutkan bisnis narkoba asal Goangzu, Tiongkok dikendalikan oleh Silvester Obiekwe alias Mustofa, yang mendekam di Lapas Nusakambangan. Berkat informasi itu, kata Anang, petugas melakukan penyelidikan dan menangkap tersangka Dewi disebuah parkiran hotel Gunung Sahari, Jakarta Pusat, pada pukul 22.30 WIB. Dari tangan Dewi petugas menyita barang bukti berupa 1.794 gran shabu. "Kami lakukan pengembangan ke kontrakan di kawasan Kemayoran dan kembali menemukan barang bukti sabu 5.828 gram. Disembunyikan di dalam kardus. Sabu tersebut dikemas dalam 56 pastik berukuran sedang. Jadi total sabunya 7.622 gram," ungkap mantan Deputy Pencegahaan BNN ini. (sapuji)