KODIM KEDIRI BAGIKAN 2900 PAKET ZAKAT FITRAH – Poskota.co
Saturday, September 23

KODIM KEDIRI BAGIKAN 2900 PAKET ZAKAT FITRAH

Penyerahan zakat
Penyerahan zakat

POSKOTA.CO – Hari Raya Idul Fitri sudah di depan mata, dan dalam hitungan jari seluruh umat muslim merayakan hari yang paling berbahagia ini, tidak lepas dari memontum itu, Kodim 0809/Kediri membagikan 2.900 paket zakat fitrah kepada keluarga miskin yang tersebar di seluruh Kota dan Kabupaten Kediri, kamis (30/06/2016).

Dari 3 kecamatan yang ada di Kota Kediri dan 26 kecamatan yang ada di Kota Kediri, diambil masing-masing 100 keluarga miskin per kecamatan untuk dihadirkan di Makodim Kediri, sedangkan untuk pelaksanaannya sendiri agar lebih cepat, seluruh Babinsa dikerahkan untuk mengantar jemput keluarga miskin yang ada di tiap-tiap kecamatan.

Untuk mempercepat dan mempermudah pembagian, paket zakat fitrah seberat 5 kg beras tersebut, metode penyerahan dibagi 6 pos yang berada diseputaran halaman Makodim Kediri, untuk pos 1 ,secara langsung dibagikan oleh Dandim Kediri, Letkol Inf Purnomosidi yang membagikannya.

Pos 2 dibagikan langsung oleh Danramil Gurah, Kapten Inf Tugas, pos 3 dibagikan langsung oleh Danramil Puncu, Kapten Inf Walifatma, pos 4 dibagikan oleh Danramil Purwoasri Kapten Inf M.Yunus dan pos 5 dibagikan langsung oleh Pabung Kodim Kediri Kapten Inf Puguh Jatmiko, sedangkan pos 6 dibagikan langsung oleh Danramil Mojo, Kapten Inf Mujiono,

“Mumpung kita masih diberi nafas oleh Tuhan hingga detik ini, kita harus manfaatkan momentum Ramadhan dan Idul Fitri untuk kepedulian terhadap sesama, kapan lagi kalau tidak sekarang kita melakukannya,” ujar Letkol Inf Purnomosidi.

Dari keterangan Pasi Log Kodim Kediri, Kapten Czi Muklasin, pembagian zakat fitrah ini adalah yang terbesar yang dilakukan Kodim Kediri, dibandingkan tahun-tahun sebelumnya, bahkan cenderung jauh meningkat bila ditinjau dari jumlah paket maupun keluarga yang mendapatkannya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

BREAKING NEWS :
[caption id="attachment_445" align="alignleft" width="300"] Kuasa hukum pasangan Khofifah Indar Parawansa-Herman Surjadi Sumawiredja dalam pilkada Jawa Timur 2013, Kenny Hasibuan, menunjukkan surat yang akan diberikan kepada Mendagri Gamawan Fauzi di Kantor Kemendagri, Jakarta, Senin (3/2). (ANTARA)[/caption] POSKOTA.CO - Pasangan Khofifah Indar Parawansa-Herman Suryadi Sumawiredja meminta Menteri Dalam Negeri Gamawan Fauzi membatalkan jadwal pelantikan pasangan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Timur (Jatim) terpilih Soekarwo-Saifullah Yusuf, 12 Februari 2014. "Kami ke sini untuk menemui Mendagri guna menjelaskan permohonan klien kami (Khofifah-Herman) untuk tidak melantik pasangan Soekarwo-Saifullah," kata Kuasa Hukum Khofifah, Romulo HSA Silaen, di Jakarta, Senin. Menurut Romulo, permohonan pembatalan pelantikan ini karena ada pernyataan dari Akil (mantan Ketua MK Akil Mochtar) bahwa dalam putusan panel yang dimenangkan adalah Khofifah-Herman. "Ini karena ada statement dari Pak Akil bahwa dalam putusan panel yang dimenangkan adalah Khofifah, kenapa setelah Akil ditangkap, putusan itu berubah. Ada yang merugikan klien kami," katanya. Selain itu, Romulo menilai, MK telah melanggar undang-undang MK, yang tidak melibatkan ketua dalam RPH. "Ada cacat hukum dari putusan MK, pertama tidak melibatkan Akil sebagai ketua panel, dan tidak sesuai isi putusan panel yang diputus oleh panel sebelumnya, yang 3 orang itu, Akil, Maria, Anwar Usman, ini melanggar pasal 28 ayat 1 Undang-Undang MK, yaitu diputuskan oleh 9 atau dalam keadaan luar biasa 7 orang, dan dipimpin oleh ketua MK, putusan itu tidak melibatkan Akil dan putusan itu berbeda dengan putusan panel yang ditetapkan sebelumnya," katanya. Kepala Pusat Penerangan Kemendagri Dedy Suprayitno mengatakan hingga saat ini  belum ada rencana pengunduran pelantikan Soekarwo-Saifullah Yusuf pada 12 Februari 2014. "Rencana itu masih berjalan, pelantikan sudah direncanakan, belum ada (pengunduran)," kata Dedy. (djoko/ant)