KAPOLDA AJAK MEDIA KAMPANYEKAN BAHAYA NARKOBA – Poskota.co

KAPOLDA AJAK MEDIA KAMPANYEKAN BAHAYA NARKOBA

28narkobaPOSKOTA.CO – Kapolda Kalimantan Barat Brigjen Polisi Arief Sulistyanto meminta media massa turut mengampanyekan bahaya penyalahgunaan narkoba ke masyarakat.

“Saya berharap rekan-rekan media sebagai duta-duta untuk kampanye narkoba,” katanya saat berkunjung ke Singkawang, Senin.

Menurutnya, kampanye narkoba bukan hanya bisa dilakukan oleh pihak kepolisian, tapi juga media yang ada di Indonesia.

Ia mengatakan sasaran operasi bersih narkoba (Bersinar) yang digelar Polri ada dua, yakni penindakan dan kampanye. Dengan kampanye yang dilaksanakan secara masif, diharapkan akan terjadi penurunan penyalahgunaan narkoba.

“Saya sudah menargetkan kepada para Kapolres dan Kapolsek untuk kesiapan kampanye satu Polsek satu hari dua kali. Polres tiga kali, dan Polda tujuh kali,” ujarnya.

Polda Kalbar, katanya, memiliki 154 Polsek dan 12 Polres. Dengan demikian, dalam sehari, jajaran Polda Kalbar melaksanakan 351 kampanye ke masyarakat untuk perang terhadap narkoba.

“Saat ini pun saya sudah kampanye. Tinggal kita hitung untuk dilaporkan kepada Mabes Polri,” jelasnya.

Saat pulang ke Pontianak. ia akan menyempatkan diri untuk singgah ke objek wisata Samudera Indah (SI).

“Saya akan cek objek wisata di sana. Karena, informasinya sudah dibangun fasilitas-fasilitas wisata yang baik. Dan saya akan lihat dari aspek keamanannya, dan saya pun akan ngomong seperti ini dan itu juga sebuah kampanye,” ungkapnya.

Dia mengajak semua unsur masyarakat untuk bersama-sama mengampanyekan bahaya penyalahgunaan narkoba. Apalagi bahaya narkoba sudah masuk di semua lini.

“Jadi bukan hanya kepada remaja, tapi juga anak-anak, bahkan sampai ke orang yang sudah lanjut usia, sehingga masalah narkoba menjadi musuh kita bersama,” katanya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

BREAKING NEWS :
[caption id="attachment_3182" align="alignnone" width="300"] ilustrasi[/caption] POSKOTA.CO- Hukuman mati yang disandang Silvester Obiekwe alias Mustofa,50, Warga Negara Nigeria tidak membuatnya sadar. Justru Silvester Obiekwe alias Mustofa kembali menjalankan bisnis haramnya. Ulah si hitam itu akhirnya dibongkar aparat Badan Narkotika Nasional (BNN), dari dalam Lembaga Pemasyarakatan(Lapas) Pasir Putih, Nusakambangan, Cilacap, Jawa Tengah. Aksi Obiekwe dibantu oleh teman satu selnya bernama Andi,32.” Dia mengendalikan bisnis narkobanya dari balik jeruji besi. Meski sudah divonis mati tidak membuatnya jera,” kata Kepala BNN Komjen Anang Iskandar, Jumat(30/1). Anang menjelaskan, kasus tersebut terungkap setelah petugas BNN menerima inpormasi intelijen, yang menyebutkan bisnis narkoba asal Goangzu, Tiongkok dikendalikan oleh Silvester Obiekwe alias Mustofa, yang mendekam di Lapas Nusakambangan. Berkat informasi itu, kata Anang, petugas melakukan penyelidikan dan menangkap tersangka Dewi disebuah parkiran hotel Gunung Sahari, Jakarta Pusat, pada pukul 22.30 WIB. Dari tangan Dewi petugas menyita barang bukti berupa 1.794 gran shabu. "Kami lakukan pengembangan ke kontrakan di kawasan Kemayoran dan kembali menemukan barang bukti sabu 5.828 gram. Disembunyikan di dalam kardus. Sabu tersebut dikemas dalam 56 pastik berukuran sedang. Jadi total sabunya 7.622 gram," ungkap mantan Deputy Pencegahaan BNN ini. (sapuji)