DANDIM TINJAU STOK BERAS DI BULOG KEDIRI – Poskota.co

DANDIM TINJAU STOK BERAS DI BULOG KEDIRI

Dandim meninjau Bulog Kediri
Dandim meninjau Bulog Kediri

POSKOTA.CO – Dandim Kediri Letkol Inf Purnomosidi bersama Bupati Kediri Hj Haryanti Sutrisno didampingi Danramil Ngasem Kapten Kav Suradi, melakukan sidak ke Gudang Bulog Sub Drive V Kediri, yang berlokasi di Desa Paron, Kecamatan Ngasem, Kabupaten Kediri, siang ini, dan melakukan sidak nampak terlihat Kepala gudang Bulog M Kohar berada di lokasi, dan langsung menyambut hangat kunjungan tersebut, Senin (8/8).

Dari pengamatan langsung di beberapa gudang milik Bulog Sub Drive V Kediri, nampak sebagian gudang ada yang terisi penuh dengan beras dan sebagian lagi nampak lengang (kosong) tidak ada tumpukan beras yang meninggi.

“Target utama pemenuhan kebutuhan masyarakat terhadap beras, cenderung mulai berkurang dibanding masa Ramadan atau Idul Fitri, tetapi perlu diingat, stabilitas kebutuhan pokok khususnya pangan, tetap tidak boleh diabaikan begitu saja,” ungkap Letkol Inf Purnomosidi.

Hj Haryanti Sutrisno sempat menanyakan kondisi pasokan dari para petani, khususnya yang ada di Kediri kepada M Kohar, dan dari tanya jawab tersebut, didapat informasi kondisi pasokan petani yang mulai berkurang akibat masa panen yang ada di desa-desa mulai menurun dan saat ini masih mayoritas lahan pertanian di Kediri memulai masa tanam.

Menurut Letkol Inf Purnomosidi saat diwawancarai salah satu awak media televisi lokal, kepastian berlangsungnya musim panen yang menjadi faktor utama pendukung pasokan beras di Bulog, akan terjadi sekitar bulan oktober hingga November mendatang, tetapi jumlah produktivitasnya jelas tidak akan sama dengan bulan-bulan yang menjadi prioritas para petani, karena sebagian para petani beralih ke tanaman jagung.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

BREAKING NEWS :
[caption id="attachment_1031" align="alignleft" width="300"] Hakim sang wakil Tuhan di dunia[/caption]POSKOTA.CO - Wakil Ketua Umum Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) Fadli Zon mengharapkan hakim Mahkamah Konstitusi (MK) jangan ada yang berasal dari partai politik. "Hakim MK haruslah merupakan orang yang benar-benar kompeten dalam bidang hukum tata negara dan bukanlah seseorang yang pernah bergabung dengan partai politik," kata Wakil Ketua Umum Partai Gerindra dalam rilisnya, di Jakarta, Jumat. Menurut dia, bila hakim MK yang terpilih berasal dari partai politik dikhawatirkan hanya mementingkan kepentingan golongannya saja sehingga mengakibatkaan potensi penyelewengan menjadi sangat besar. "Independensi hakim MK sangat penting untuk menjaga kredibilitas MK sebagai lembaga hukum tertinggi. Perlu diperhatikan juga bahwa keputusan yang dibuat MK adalah bersifat final dan tidak dapat diganggu gugat. Oleh karena itu Hakim MK sebagai pembuat keputusan haruslah orang yang benar-benar mempunyai integritas," paparnya. Kasus Akil Mochtar hendaknya menjadi pelajaran bagi MK untuk bisa menjaga kredibilitasnya. "Kredibilitas MK dalam penegakan hukum tengah disorot karena kasus Akil Mochtar. Oleh karena itu MK harus memastikan bahwa kasus seperti itu tidak terulang kembali. Jangan sampai rakyat hilang kepercayaan terhadap penegakan hukum," kata Fadli. Di tempat terpisah, Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh berpendapat persoalan pemilihan anggota Hakim MK bukan pada asas legalitas tetapi adalah asas kepantasan, etika, dan moral.