DANDIM KEDIRI MENGINGATKAN PERJUANGAN PARA PENDAHULU – Poskota.co
Saturday, September 23

DANDIM KEDIRI MENGINGATKAN PERJUANGAN PARA PENDAHULU

Dandim bersama Pramuka yang akan diberangkatkan ke cibubur
Dandim menyalami Pramuka yang akan diberangkatkan ke Cibubur, Jakarta.

POSKOTA.CO – Sebagai warga kota Kediri Jatim yang baik harus memahami cikal bakal kota di mana ia tinggal atau dilahirkan dan tidak mengabaikan setiap jengkal budaya yang lahir dan berkembang di sini.

Warga Kediri komit membangun dan berkarya di berbagai sektor baik fisik dan non fisik untuk keberlangsungan ruang lingkup atau komunitas masyarakat dalam tatanan hidup berbangsa dan bernegara,” ujar Letkol Inf Purnomosidi, Dandim Kediri kepada wartawan, pada HUT Kota Kediri Ke-1137, Rabu (27/7).

Kepada warga, Dandim berharap tidak begitu saja melupakan perjalanan atau riwayat para leluhur (pendahulu) bagaimana mereka berjuang melalui bentuk perlawanan hingga berjuang membangun kota dengan pikiran dan karyanya yang bisa dirasakan generasi masa kini.

Kolonel Inf Samuel Jeferson, Letkol Inf Purnomosidi dan Letkol Inf Slamet Winarno secara bergantian didaulat untuk menyematkan pemberangkatan kontingen Jambore Nasional Kota Kediri yang akan tampil di Cibubur, Jakarta Timur, dan menyerahkan Trofi Kelurahan Berprestasi kepada kepala kelurahan yang dinilai kredibel dan konsisten dalam menjalankan tugasnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

BREAKING NEWS :
[caption id="attachment_3182" align="alignnone" width="300"] ilustrasi[/caption] POSKOTA.CO- Hukuman mati yang disandang Silvester Obiekwe alias Mustofa,50, Warga Negara Nigeria tidak membuatnya sadar. Justru Silvester Obiekwe alias Mustofa kembali menjalankan bisnis haramnya. Ulah si hitam itu akhirnya dibongkar aparat Badan Narkotika Nasional (BNN), dari dalam Lembaga Pemasyarakatan(Lapas) Pasir Putih, Nusakambangan, Cilacap, Jawa Tengah. Aksi Obiekwe dibantu oleh teman satu selnya bernama Andi,32.” Dia mengendalikan bisnis narkobanya dari balik jeruji besi. Meski sudah divonis mati tidak membuatnya jera,” kata Kepala BNN Komjen Anang Iskandar, Jumat(30/1). Anang menjelaskan, kasus tersebut terungkap setelah petugas BNN menerima inpormasi intelijen, yang menyebutkan bisnis narkoba asal Goangzu, Tiongkok dikendalikan oleh Silvester Obiekwe alias Mustofa, yang mendekam di Lapas Nusakambangan. Berkat informasi itu, kata Anang, petugas melakukan penyelidikan dan menangkap tersangka Dewi disebuah parkiran hotel Gunung Sahari, Jakarta Pusat, pada pukul 22.30 WIB. Dari tangan Dewi petugas menyita barang bukti berupa 1.794 gran shabu. "Kami lakukan pengembangan ke kontrakan di kawasan Kemayoran dan kembali menemukan barang bukti sabu 5.828 gram. Disembunyikan di dalam kardus. Sabu tersebut dikemas dalam 56 pastik berukuran sedang. Jadi total sabunya 7.622 gram," ungkap mantan Deputy Pencegahaan BNN ini. (sapuji)