BANGKAI TRUK TANGKI PEMBAWA SEMEN BELUM DIEVAKUASI DI TOL PALIKANCI – Poskota.co

BANGKAI TRUK TANGKI PEMBAWA SEMEN BELUM DIEVAKUASI DI TOL PALIKANCI

POSKOTA.CO – Memasuki hari ketiga, truk tangki bermuatan Semen Tiga Roda yang terjungkal di Tol Palikanci Cirebon, Sabtu dinihari kemarin, belum juga diangkat. Bangkai truk masih dibiarkan terbalik di tepi tol lantaran sulitnya mendapatan mobil derek yang mampu mengangkat berat kapasitas truk tersebut.

“Belum mas, masih menunggu kendaraan derek, sebab muatannya begitu berat. Kalaupun nanti diangkat, pihak kami akan menunggu truk tangki semen lainnya dahulu untuk memindahkan bahan semen tersebut ke kendaraan truk tangki lainnya,” ujar saah seorang petugas Jasa Marga, Senin (24/10).

Sementara itu, kondisi kendaraan yang masih dibiarkan terbalik di tepi tol Cipali, menjadi tontonan kendaraan lain yang melintas di jalan ini. Tak hanya itu, jika sore hari dari ketinggian jembatan fly over, warga pun menyempatkan untuk melihat kendaraan tersebut. (*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

BREAKING NEWS :
[caption id="attachment_2898" align="alignnone" width="300"] Anang Iskandar[/caption] POSKOTA.CO- Kepala Badan Narkotika Nasional(BNN) Komjen Anang Iskandar mendesak kepada Jaksa Agung Prasetyo untuk segera mengeksekusi terpida mati kasus narkoba. Salah satunya adalah terpidana mati yang kembali mengendalikan bisnis narkoba Warga Negara Nigeria, Silvester Obiek. "Iya, ingin (Silvester) segera dieksekusi mati? Saya laporkan tadi ke Pak Jaksa Agung," kata Anang kepada wartawan di Kejagung, Senin(2/2). Anang berharap, eksekusi mati yang dijalankan pihak kejaksaan, diharapkan tidak terlalu lama waktunya dari eksekusi mati pertama. "Kami ingin efek jera bagi mereka, eksekusi hukuman mati perlu tapi jangan sekali dan jedanya jangan terlalu panjang. Semoga gelombang kedua nggak tahun depan. Kami ingin penegak hukum punya integritas yang tinggi," ujar mantan Kapolda Jambi ini. Sementara itu, Jaksa Agung M Prasetyo mengaku, pihaknya masih menunggu grasi yang diajukan Silvester Obiek ke Presiden Joko Widodo(Jokowi). "Yang bersangkutan (Silvester) ajukan grasi, nanti kita cek lagi,‎" kata Prasetyo. Sebelumnya, petugas BNN mencokok seorang kurir shabu bernama Dewi disebuah parkiran hotel Gunung Sahari, Jakarta Pusat, pada pukul 22.30 WIB.Dari tangan Dewi petugas menyita barang bukti 1.794 gram shabu. Kepada penyidik, Dewi mengaku, dirinya disuruh Andi teman satu sel Silvester Obiek, untuk mengirimkan shabu tersebut kepada seseorang berinsial E yang masih buron. Belakangan diketahui, bisnis narkoba tersebut dikendalikan oleh Silvester Obiek yang mendekam di Lembaga Pemasyarakatan(LP) Nusakambangan, Cilacap, Jawa Tengah, dan sudah beberapa kali tersangkut kasus narkoba dan divonis hukuman mati.(sapuji)