ALIANSI CIREBON BERSIH MENGGELAR ISTIGOSAH PEDULI KABUPATEN CIREBON – Poskota.co
Saturday, September 23

ALIANSI CIREBON BERSIH MENGGELAR ISTIGOSAH PEDULI KABUPATEN CIREBON

POSKOTA.CO – Aliansi Cirebon Bersih direncanakan pada 28 November 2016 ini menggelar istigosah di depan Kantor Bupati Cirebon. Kegiatan diikuti ribuan warga yang peduli terhadap Kabupaten Cirebon.

“Kita akan melakukan doa bersama, mengutuk tindakan Sunjaya, dan matinya hati nurani Sunjaya terhadap rakyat, itu yang akan kita doakan,” kata Juru Bicara Aliansi Cirebon Bersih, Ayip MH Rifki.

Aksi ini, kata Ayip, tidak ada hubungannya dengan politik, dan ini murni ketukan jiwa untuk membenahi, membangun dan membersihkan aroma korupsi, kolusi dan gratifikaksi di Kabupaten Cirebon.

Aliansi Cirebon Bersih berkunjung ke kediaman Rois Syuriah PCNU Kabupaten Cirebon KH Usamah Manshur (empat kanan) untuk bersilaturahmi dan meminta doa restu akan menggelar istigosah, karena kondisi Kabupaten Cirebon saat ini sangat memprihatinkan dan terpuruk. (nurudin)
Aliansi Cirebon Bersih berkunjung ke kediaman Rois Syuriah PCNU Kabupaten Cirebon KH Usamah Manshur (empat kanan) untuk bersilaturahmi dan meminta doa restu akan menggelar istigosah, karena kondisi Kabupaten Cirebon saat ini sangat memprihatinkan dan terpuruk. 

“Kami sudah berkeliling melakukan silaturahmi kepada para kiai-kiai  yang ada di Kabupaten Cirebon. Dan yang terakhir Aliansi Cirebon Bersih berkunjung ke kediaman KH Usamah Manshur untuk meminta doa restu,” katanya.

Mereka juga menilai, kondisi Kabupaten Cirebon yang dipimpin Bupati Cirebon Sunjaya Purwadisastra kondisinya sudah sangat memprihatinkan dan terpuruk. Untuk itu, sudah saatnya seluruh masyarakat Kabupaten Cirebon untuk bersatu padu.

“Alhamdullilah Rois Syuriah PCNU Kabupaten Cirebon KH Usamah Manshur memberikan dukungan kepada kami, dan akan menyampaikan hal ini kepada kalangan NU,” ujarnya.

Dikatakannya, pemimpin saat ini tidak aspiratif, koruptif, dan pemimpin yang nepotisme ditambah pemimpin yang sekarang tidak melakukan apa-apa terhadap Kabupaten Cirebon, Sunjaya tidak pernah memberikan pendidikan politik yang baik.

“Saya yakin masyarakat Kabupaten Cirebon sudah cerdas dalam hal memilih. Tetapi saya tegaskan lagi, aksi ini tidak ada kaitannya dengan angenda politik,” tegasnya.

Ayip menambahkan, pihaknya akan terus menyuarakan kebenaran-kebenaran kepada masyarakat Kabupaten Cirebon. Hingga Bupati Cirebon sadar diri akan hal itu.

Salah satu koordinator Aliansi Cirebon Bersih Qorib Magelung Sakti menambahkan, pada prinsipnya dirinya beserta rekan Aliansi Cirebon Bersih lainnya mendatangi kediaman KH Usamah Manshur adalah untuk meminta doa dan restu bahwa para sesepuh atau tokoh masyarakat ini agar mengetahui kondisi Kabupaten Cirebon saat ini.

“Silaturahmi kepada para kiai dan sesepuh di Kabupaten Cirebon yang kami lakukan untuk meminta doa dan restu. Sekaligus menyampaikan kondisi Kabupaten Cirebon yang terjadi saat ini, mengingat Kabupaten Cirebon di bawah kepemimpinan Sunjaya Purwadisastra kondisinya terpuruk,” tambah Qorib. (*/din)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

BREAKING NEWS :
[caption id="attachment_282" align="alignleft" width="300"] Dalam Pilkada Jatim sebenarnya yang menang adalah pasangan Khofifah Indar Parawansa-Herman S Sumawiredja, bukan KarSa. (DOK)[/caption] POSKOTA.CO – Terungkap. Mantan Ketua MK Akil Mochtar mengaku, pemenang dalam Pilkada Jatim sebenarnya adalah pasangan Khofifah Indar Parawansa-Herman S Sumawiredja, bukan KarSa. Putusan terhadap kemenangan Khofifah-Herman itu sudah diputuskan 7 hari sebelum amar putusan dibacakan MK pada 7 Oktober 2013. "Jadi keputusan MK itu sebenarnya sudah ada 7 hari sebelum amar putusan. Dan, itu Pak Akil menegaskan bahwa Bu Khofifah dan Pak Herman yang menang. Tapi ini tiba-tiba putusannya incumbent yang menang," kata kuasa hukum Akil, Otto Hasibuan di Gedung KPK, Jakarta, Selasa (28/1/2014). Otto mengatakan, pada 2 Oktober 2013 Akil ditangkap KPK karena kasus dugaan suap pengurusan sengketa Pilkada Kabupaten Gunung Mas, Kalimantan Tengah 2013. Padahal, amar putusan PHPU Jatim belum dibacakan, sementara dia adalah Ketua Panel PHPU tersebut. "Pak Akil Ketua Panel, putusan 7 hari sebelum dibacakan sudah ada, tapi pasca ditangkap Pak Akil itu tiba-tiba pihak sana (KarSa) yang menang. Ini ada apa?" kata Otto. Sebelum ditangkap Akil, kata Otto pernah mengirim surat ke MK. Isinya meminta klarifikasi kepada para hakim konstitusi lain, kenapa putusan itu tiba-tiba berubah. "Jadi tadi Pak Akil minta kepada saya untuk menyurati MK, mengklarifikasi masalah tersebut," ucap dia. Dalam amar putusannya, MK memerkuat keputusan KPUD Jatim yang menetapkan pasangan Soekarwo-Saifullah Yusuf (KarSa) sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur terpilih untuk Provinsi Jatim periode 2013-2018. Akil Mochtar oleh KPK ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan suap pengurusan sengketa Pilkada Kabupaten Gunung Mas, Kalimantan Tengah 2013 dan Pilkada Kabupaten Lebak, Banten 2013 di MK. KPK juga menyematkan status tersangka pada bekas politisi Partai Golkar itu dalam kasus dugaan pencucian uang yang diduga berasal dari uang suap. Kejaksaan Agung menyatakan telah menerima surat pemberitahuan dimulainya penyidikan (SPDP) tindak pidana narkoba atas tersangka M. Akil Mochtar dari penyidik Badan Narkotika Nasional. Surat tersebut dibuat oleh penyidik BNN pada 20 November 2013 dan diterima oleh Kejaksaan Agung pada 22 November 2013. (djoko)