4 GARONG SADIS DITEMBAK, DIIKAT JADI SATU – Poskota.co

4 GARONG SADIS DITEMBAK, DIIKAT JADI SATU

14rampok diikatPOSKOTA.CO – Komplotan garong bersenjata api dipimpin mantan ketua Parpol dilumpuhkan oleh tim gabungan Polda Riau, di Jalan Lintas Timur, Kecamatan Minas, Kabupaten Siak, Riau, Minggu (13/03/2016).

Keempat garong warga Sumut itu, mengendarai mobil Terios B 1780 VP berwarna hitam. Satu per satu terpaksa ditembak karena berani melakukan perlawanan saat akan ditangkap tim gabungan.

Mereka sempat terjadi kejar-kejaran. Dalam baku tembak satu pelaku tertembak
bagian bawah lengan kanannya. Saat keluar dari mobil mereka berusaha melawan. Akhirnya timas panas kembali diarahkan ke tiga bandit lagi.

Mereka diseret keluar dari dalam mobil. Darah segar berceceran dan warga pun turut membantu. Kawanan bandit tersebut kemudian diikat dengan tali dan disatukan.

Ke empat bandit itu antaralain:
o. Rudi Arief,50, mantan ketua Parpol
o. Erdian,50,
o. Bonadi,48,
o. Morro,33,

Dalam aksi perampokannya, mereka selalu membawa senjata api. Kawanan ini merupakan DPO empat Polda yakni, Polda Riau, Polda Sumut, Polda Jambi dan Polda Sumbar.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

BREAKING NEWS :
[caption id="attachment_11694" align="alignleft" width="406"] Komjen Budi Gunawan[/caption] POSKOTA.CO - Jimly Asshiddiqie salah sati tim 9 yang dimintai pendapat Jokowi setuju dengan usulan Mensesneg Pratikno mengimbau agar Komjen Budi Gunawan mundur sebagai Kapolri. "Itu sangat indah dan ideal," ungkapnya di gedung KPK, Jakarta Selatan, Selasa (3/2/2015). Menurutnya masalah konflik KPK Vs Polri memang berawal dari ditetapkannya Komjen Budi Gunawan sebagai tersangka transaksi mencurigakan, padahal saat itu selangkah lagi mantan ajudan Megawati itu akan menjadi Kapolri. Kepada masyarakat dan khususnya jajaran Polri diminta untuk mensuport tegaknya hukum. "Ini untuk kepentingan bersama,Kita harus sama-sama menyelamatkan institusi KPK maupun Polri" tambahnya. Sebelumnya, Mensesneg Pratikno mengimbau agar Komjen Budi Gunawan mundur sebagai Kapolri. Menurut mantan Rektor UGM itu, akan sangat indah jika Budi mundur. Kalau tidak mundur berarti dilema antara politik dan hukum ini harus diselesaikan," kata Pratikno kepada wartawan di Istana Negara.