by

BMNU Gregetan, Berharap PKB Gelar Konvensi Calon Bupati Jember

-Nasional-300 views
Read Time:1 Minute, 19 Second

POSKOTA.CO – Maksum Zuber pemrakarsa BMNU dan mantan Sekjen Pimpinan Pusat IPNU (PP IPNU) waktu itu Wamenag RI Zaenut Tauhid sebagai ketua umumnya, gregetan karena calon bupati dan wakil bupati Jember dari NU sampai saat ini belum ada tanda-tanda diusung oleh parpol (belum definitif).

PKB yang didirikan ulama NU juga belum ada keputusan final terhadap pasangan cabup-cawabup di Pilkada Jember, sehingga mayoritas NU di Jember ada dimana-mana tapi tidak ke mana-kemana artinya cukup jadi pemilih belum yang terpilih khusus di Jember.

BMNU gregetan, namun demikian akan terus bergerak untuk memenangkan pasangan cabup-cawabup Jember yang benar-benar dari warga NU, ditegaskan Maksum, siapa pun yang akan ditetapkan PKB tentu atas restu kiai/ulama NU harus menang (harapnya-red), baru-baru ini ada pertemuan PKB-NU Jember (Rabu, 13 Mei 2020 ) membahas peduli kemanusiaan terdampak Covid-19 yakni pembagian sembako tapi tidak dibahas isu strategis terkait Pilkada Jember.

BMNU berharap PKB segera putuskan koalisi dengan siapa Pilkada Jember, menurut Maksum, PKB hanya nambah dua kursi untuk dapat mengusung pasangan cabup dan cawabup Jember. “Semoga PKB segera putusin parpol yang perolehannya dua kursi untuk dijadikan koalisi tetap di Pilkada Jember tentu yang bisa bekerjasama dengan NU dan PKB,” tambah Maksum.

Setelah PKB menetapkan koalisi tetap, selanjutnya PKB memanggil putra putri terbaik NU dalam konvensi calon bupati dan wakil bupati Jember.

Dengan tidak ada kepastian proses politik terhadap kandidat cabup-cawabup yg akan berkompetisi di Pilkada Jember dari PKB dan NU akan memberi ruang semakin suburnya petualang politik berselancar merangsak basis-basis nahdliyin dan semakin susah untuk menata barisan tutur Maksum. (oko)

 

0 0
Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleppy
Sleppy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Terkini