by

BMNU Bergerak, Gus Fahrur Rozi Siap Mendukung Calon Bupati Jember Kader NU

-Nasional-139 views
Read Time:1 Minute, 37 Second

POSKOTA.CO – Tim Barisan Muda Nahdlatul Ulama (BMNU) bergerak, Jumat (22/5/2020) malam bersilaturahmi di kediaman Gus Fahrur Rozi MA, Pengasuh PP Minhajut Tulab Tanggul Kulon, Tanggul, Jember.

“Alhamdulillah, masyarakat di sekitar pondok pesantren tetap istiqamah ikut kegiatan pengajian/keagamaan ala Ahli Sunnah Wal Jama’ah An-Nahdhiyah, kami selalu bersama dengan masyarakat di sekitar pesantren,” tutur Gus Rozi, panggilan akrab Gus Fahrur Rozi.

Ditambahkan Gus Rozi, saya masih hafal lahirnya PKB (Partai Kembangkitan Bangsa-red), kalau tidak salah pada 23 Juli 1998 atau 29 Rabiul Awal 1419 H. PKB lahir menjadi sebuah partai politik yang berideologi nasionalis religius di Indonesia, yang didirikan oleh para kiai dari Nahdlatul Ulama (NU) atas usulan dari warga NU di seluruh pelosok Indonesia, agar PBNU membentuk partai politik. “Kami merasa tersirami oleh beliau bercerita tentang Ulama NU tempo dulu,” ujarnya.

Berkaitan Pilkada Jember, Gus Rozi mengajak warga NU Yang sempat ‘ngelencer’ ke mana-mana sudah saatnya kembali ke rumah besar kita, yaitu PKB.

“Para kiai besar ada di dalamnya. Sehingga jika kita ikut PKB sama halnya kita ikut kiai,” tegas Gus Rozi.

Ditanya soal manut kiai itu, gimana maksudnya kiai..? Beliau tegaskan, warga NU tidak boleh setengah-setengah, harus total ikut kiai NU. Insya Allah barokah, bahkan bila NU membutuhkan atau NU memanggil semua badan otonom NU (Muslimat NU, Fatayat NU, Ansor dan Bansernya, IPNU, IPPNU, Pagar Nusa dan ISNU) harus merapat ke NU, tunduk dan takzim, bila tidak merapat dan tidak tunduk sebaiknya kembalikan ke AD/ART NU kira-kira sanksi apa yang pantas.

Ditambahkan H Abdul Azis, BMNU akan menggali dan terus silaturahmi dengan kiai-kiai NU di desa-desa, dan kami tidak punya agenda lain kecuali mensolidkan suara NU di bawah (satu komando manut kiai NU-red).

“Adapun siapa nama-nama yang akan diputuskan atau ditetapkan sebagai calon bupati dan calon wakil bupati, biarlah itu ranahnya NU dan PKB. Kami siap menerima putusannya, karena kami rindu bupati Jember mendatang dari NU,” imbuh Abdul Azis. (mak)

 

0 0
Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleppy
Sleppy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Terkini