by

APDHI Desak Pemerintah agar APD Masuk sebagai Barang Penting

-Nasional-1,677 views
Read Time:1 Minute, 6 Second

POSKOTA. CO – Ketua Departemen Maritim dan Perdagangan Asosiasi Profesor Doktor Hukum Indonesia (APDHI) Dr Achmad Ridwan Tentowi  SH, MH meminta agar alat pelindung diri (APD) dimasukkan ke dalam peraturan barang penting.

Dr Achmad Ridwan Tentowi SH, MH mengusulkan adanya perubahan Peraturan Presiden Perpres Nomor 71 Tahun 2015 tentang Penetapan dan Penyimpanan Barang Kebutuhan Pokok dan Barang Penting dan memasukkan APD ke dalam peraturan tersebut.

Sebab dalam Perpres No 71/2015 tersebut APD dan antiseptik belum termasuk dalam barang penting.

“Memperhatikan larangan ekspor APD, masker, alkohol yang diterbitkan Kementerian Perdagangan, sudah seharusnya Menteri Perdagangan berkoordinasi dengan menteri/kepala lembaga terkait agar mengusulkan APD serta antiseptik menjadi barang penting,” ujar Ridwan, Sabtu (28/3/2020).

Bila APD masuk ke dalam perpres, menurut Ridwan, jika terjadi penimbunan APD dan antiseptik dalam jumlah tertentu dan dalam situasi tertentu sesuai Pasal 29 UU No 7 Tahun 2014 tentang Perdagangan, maka penimbun bisa diberikan sanksi pidana sesuai Pasal 107 dari UU No 7 Tahun 2014 tentang Perdagangan.

Dikhawatirkan tanpa adanya sanksi sesuai UU No 7 Tahun 2014 tentang Perdagangan, dan tanpa adanya perubahan dalam Perpres 71 Tahun 2015 tentang Penetapan dan Penyimpanan Barang Kebutuhan Pokok dan Barang Penting, maka APD serta antiseptik masih berpeluang ditimbun oleh spekulan sehingga terjadi kelangkaan untuk pihak yang membutuhkannya terutama tim medis yang menanggulangi pandemi Covid-19 di Indonesia. (d)

 

4 0
Happy
Happy
50 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
50 %
Sleppy
Sleppy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Terkini