harmono 27/03/2018

POSKOTA.CO – Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Sulawesi Tengah, melalui Kepala Bidang Perdagangan Dalam Negeri dan Perlindungan Konsumen Zainuddin Hak menegaskan, jika kejadian terungkapnya gudang makanan impor kedaluwarsa milik PT PRS (Pandawa Rezeki Semesta) di Pergudangan Angke Indah, Cengkareng, Jakarta Barat oleh Polres Metro Jakarta Barat, memang perlu menjadi pelajaran bagi masyarakat untuk lebih berhati-hati dan jeli melihat barang yang akan dikonsumsi.

Zainuddin Hak

“Untuk Sulteng belum ada temuan dalam pemantauan yang kami lakukan. Memang keuntungan besar yang diperoleh bagi pelaku, akan tetapi satu sisi merugikan konsumen,” Kata Kabid Perdagangan Dalam Negeri dan Perlindungan Konsumen Zainuddin Hak, di Palu, Senin (26/3).

Untuk itu, lanjutnya, langkah antisipasi nyata yang saat ini sudah dilaksanakan Perindakop yakni pemantauan lapangan bersama instansi terkait di antaranya, Balai POM dan pihak kepolisian. “Kami ada tim pengawasan, yang juga melibatkan Balai POM, kepolisian dan juga bisa unsur YLKI,” ungkapnya.

Menurutnya, dalam operasi pasar  dan pemantauan yang dilakukan pihak satgas telah mengimbau para pedagang untuk proaktif memeriksa barang yang kedaluwarsa. “Kita juga imbau masyarakat tidak usah panik dengan barang kedaluwarsa, karena dinas teknik sudah melaksanakan tugas,” jelasnya.

Sementara untuk ketersediaan stok pangan menghadapi puasa dan Idul Fitri diyakininya masih tetap stabil. “Memasuki April ini ada dua momen penting kembali akan dilaksanakan pasar murah di antaranya, tanggal 13 April dilaksanakan menyambut hari ulang tahun daerah. Kemudian 20 April dirangkaikan Hari Konsumen Nasional. Kegiatan sudah rutin dilaksanakan setiap memasuki hari besar keagamaan,” ungkapnya. (rahmad nur)

 

Leave a comment.

Your email address will not be published. Required fields are marked*

BREAKING NEWS :