oleh

Adab Sembelih Hewan Kurban, Jangan Mengasah Pisau di Depan Hewan 

POSKOTA.C0 – Dalam hitungan jam, kita akan melaksanakan sholat Idul Adha, Jumat (31/7/2020), dan dilanjutkan dengan menyembelih hewan kurban.

Mengutip sumber di Kementerian Agama, ada beberapa hal khusus yang harus diperhatikan sebelum menyembelih hewan kurban sesuai dengan syariat Islam yang diajarkan Rasulullah SAW.

Beberapa hal khusus yang harus diperhatikan mulai dari usia hewan yang akan dikurbankan, bacaan doa, tata cara menyembelih hingga kapan waktunya untuk berkurban.

Proses menyembelih hewan kurban menggunakan pisau tajam, dan tidak mengasah pisau di depan atau sekitar hewan yang akan disembelih.

Sebab dengan mengasah pisau didepan hewan yang akan disembelih akan membuat hewan stres dan ketakutan

Usia Hewan Yang Akan Dikurbankan

Umat Islam juga harus memperhatikan usia dan keberlakuan hewan kurban.

Unta, umur 5 tahun ke atas, berlaku untuk 10 orang.

Sapi, umur 2 tahun ke atas, berlaku untuk 7 orang.

Kambing, umur 1 tahun ke atas, berlaku untuk 1 orang.

Domba, umur 1 tahun ke atas, berlaku untuk 1 orang.

Adapun bacaan doa menyembelih hewan qurban berikut tata caranya saat Idul Adha 2020.

Doa menyembelih hewan kurban

Menurut Hadist Riwayat Muslim, doa ketika menyembelih hewan kurban sebagai berikut:

بِسْمِ اللهِ وَاللهُ أَكْبَرُ اللَّهُمَّ مِنْكَ وَلَكَ اَللَّهُمَّ تَقَبَّلْ مِنِّيْ

Bismillaahi wallaahu akbaru allaahumma minka walaka – Allahumma taqobbal minni

Artinya : Dengan nama Allah (aku menyembelih), Allah maha besar. Ya Allah (ternak ini) dari-Mu (nikmat yang engkau berikan, dan kami sembelih) untuk-Mu. Ya Allah! Terimalah kurban dariku” (HR Muslim).

Namun jika ingin membaca doa singkat sebagai berikut:

بِسْمِ اللهِ وَاللهُ أَكْبَ

Bismillahi wallahu akbar…

Terjemahan: Dengan menyebut nama Allah dan Allah Maha Besar.

Waktu menyembelih hewan kurban

Waktu penyembelihan hewan kurban adalah setelah salat Idul Adha alias tanggal 10 Dzulhijjah hingga terbenamnya matahari tanggal 13 Dzulhijjah (hari tasyrik yang terakhir) atau 4 hari (10, 11, 12, 13) Dzulhijjah.

Artinya, penyembelihan hewan kurban saat Idul Adha 1441 H mulai dari Jumat (31/7/2020) hingga Senin (3/8/2020).

Sementara orang yang menyembelih hewan kurban sebelum Idul Adha, dinilai sebagai sembelihan biasa.

Dengan kata lain, penyembelihan itu dinyatakan bukan sebagai kurban.

Perlakuan Hewan

Sebaiknya hewan yang akan dikurban harus diperlakukan

a. Istirahat cukup di tempat nyaman

b. Proses penyembelihan tidak disaksikan hewan yang akan disembelih (dipisahkan) dan jauh dari kerumunan massa

c. Perebahan yang tidak menyakitkan hewan

Sementara itu, pengurus Cabang Lembaga Takmir Masjid Nahdlatul Ulama (LTMNU) Jombang menjelaskan ada beberapa hal yang harus diperhatikan para takmir tata cara penyembelihan hewan kurban di tengah pandemi Covid 19 dengan tetap menjaga kesehatan dengan penerapan protokol.

Tata cara lainnya dengan membaca Basmalah, membaca Shalawat pada Nabi Muhammad SAW.

Arah Kiblat

Kemudian, saat ingin memotong kurban

a. agar menghadap ke arah kiblat (bagi hewan yang disembelih dan orang yang menyembelih).

b.Kemudian membaca takbir sebanyak tiga kali bersama-sama.

Berikutnya adalah berdoa agar kurbannya diterima Allah. Adapun Doa yang dibaca Rasulullah SAW, ketika berkurban adalah :

بِاسْمِ اللَّهِ اللَّهُمَّ تَقَبَّلْ مِنْ مُحَمَّدٍ وَآلِ مُحَمَّدٍ وَمِنْ أُمَّةِ مُحَمَّدٍ
biasm allah allahuma taqabal min muhamad wal muhamad wamin ‘umat muhamad

Artinya : Atas nama Tuhan, terima dari Muhammad, keluarga Muhammad, dan bangsa Muhammad

Jika yang menyembelih adalah yang berkurban, membaca doa berikut,

بِسْمِ اللَّه اللَّهُمَّ وَاللَّهُ أَكْبَرُ اَللَّهُمَّ هَذَا مِنْكَ وَلَكَ، هَذَا

bism alllah alllahumm walllah ‘akbar aalllahumm hadha mink walaka, hadha

Sedangkan jika yang menyembelih hewan kurban bukan orang yang berkurban, maka orang yang menyembelih membaca doa berikut ini:

بِسْمِ اللَّه اللَّهُمَّ وَاللَّهُ أَكْبَرُ اَللَّهُمَّ هَذَا مِنْكَ وَلَكَ، هَذَا عَن

(Nama orang…… yang berkurban).

Proses menyembelih hewan kurban menggunakan pisau tajam, dan tidak mengasah pisau di depan atau sekitar hewan yang akan disembelih.

Sebab dengan mengasah pisau didepan hewan yang akan disembelih akan membuat hewan tersebut ketakutan

Diutamakan yang menyembelih adalah orang yang berkurban.

Namun jika orang tersebut tidak bisa dan atau tidak mampu, boleh mewakilkan kepada orang lain dan ia ikut menyaksikan penyembelihan tersebut.

Menghadap kiblat, membaringkan hewan di atas lambung sebelah kiri, dengan memosisikan kepala di selatan, kaki di barat, dan leher menghadap ke kiblat.

Meletakkan kaki penyembelih di leher hewan yang disembelih. Disembelih dengan cepat agar cepat mati. Pastikan bagian tenggorokan, kerongkongan, dua urat leher telah terpotong.

Sebagian ulama lain menganjurkan agar membiarkan kaki kanan bergerak, sehingga cepat mati. Tidak boleh mematahkan leher sebelum hewan benar-benar mati.

Selain itu, Adab Penyembelihan Hewan Kurban?

1. Hendaknya yang menyembelih adalah shahibul qurban sendiri, jika dia mampu.

Jika tidak maka bisa diwakilkan orang lain, dan shahibul kurban disyariatkan untuk ikut menyaksikan.

2. Penyembelih adalah seorang muslim berakal yang sudah baligh.

3. Alat penyembelihan harus tajam agar dapat mengalirkan darah. [HR. Ahmad dan al-Baihaqi]

4. Tidak menampakkan alat sembelihan di hadapan hewan (Hadis Riwayat Ahmad).

5. Menghadapkan hewan ke arah kiblat, memposisikan kepala di selatan, kaki di barat, dan leher menghadap ke barat.

6. Membaringkan hewan di atas lambung sebelah kiri.

7. Menginjakkan kaki di leher hewan (HR. Al-Bukhari).

8. Menyebutkan nama Allah atau membaca basmalah (Al-An’am: 121)

9. Dianjurkan untuk membaca takbir (Allahu akbar) setelah membaca basmalah.

10. Pada saat menyembelih dianjurkan menyebut nama shahibul qurban (HR. Abu Dawud dari ‘Aisyiyah).

11. Pastikan bahwa bagian tenggorokan, kerongkongan, dua urat leher (kanan-kiri) telah pasti terpotong.

12. Tidak boleh mematahkan leher sebelum hewan benar-benar mati.

13. Penyembelihan dilakukan dengan cepat untuk meringankan apa yang dialami hewan kurban.

14. Tidak boleh melakukan hal-hal yang menyakiti hewan misalnya tidak menguliti atau memasukkan ke dalam air panas sebelum hewan mati sempurna dan lain sebagainya.

Tempat Penyembelihan

a. Bersih, cukup luas dan adanya saluran pembuangan darah

b. Adanya lubang saluran pembuangan darah

Peralatan Penyembelihan

a. Pisau tajam dan bersih

b. Memakai pakaian yang bersih dan alat pelindung diri

c. Tersedia sabun dan air bersih yang mengalir

(Sumber Kementerian Agama/warta kota)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *