oleh

49 Tahun Penanganan Peredaran Narkoba Belum Berhasil

-Nasional-112 views

POSKOTA.CO – Kekhawatiran, kecemasan akan bahaya narkoba dirasakan semua orang. Semua lini sendi-sendi kehidupan sudah digerogoti akan penyalahgunaan narkoba. Narkoba tidak memandang dia kaya miskin, dia pejabat, artis sekalipun sudah masuk kesemua lini.

Sudah berulang kali Presiden Joko Widodo pun mengatakan, bahwa Indonesia sudah darurat narkoba. Namun terus saja barang haram ini masuk ke Indonesia. Para penegak hukum pun sudah berjuang habis-habis untuk memberantas para bandar narkoba untuk memutus mata rantai penyebaran narkoba.

Dijelaskan Budiharjo, untuk memutus mata rantai peredaran dan penyalagunaan Narkoba itu semuanya tergantung dari niat total dari keberanian pemerintah dan negara dengan mengoptimalkan perlengkapan negara dari pusat dan Daerah khususnya BIN dan tegakan hukum dan sadarkan masyarakat.

Dengan ketahanan diri keluarga pada aspek ekonomi sosial dan budaya bangun manajemen berbasis perang melawan narkoba. Buat propaganda yang masif dan lihat hasilnya Indonesia Bersih dari Narkoba atau Indonesia Bersinar, tegas Prof. Dr. Budiharjo M.Si Sekretaris Jenderal Badan Kerjasama Sosial Usaha Pembinaan Warga Tama (DPP BERSAMA) Selasa ( 14/7/2020).

Dikatakan Budiharjo, Presiden jokowi menyatakan Indonesia darurat Narkoba, kepala BNN BW menyatakan sejak 1971 Presiden Soeharto menyatakan Indonesia sedang dalam kondisi darurat narkoba.

Disisi lain Bidiharjo melihat, bahwa terlbatnya pejabat artis dan warga dalam narkoba tidak terlepas dari konsep bandar narkoba yang punya agenda merusak kehidupan dan penghidupan berbangsa dan bernegara, seharusnya publlik pigur dan pejabat harus sadar bahwa dia panutan. Jika terkena yang bersangkutan diganjar 2 kali lipat hukumannya dan pemerintah menyiapkan kuburan khusus untuk bandar dan pengguna narkoba biar menjadi pelajaran bagi yang lain, pintanya. (lian tambun)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *