oleh

174 Penumpang Kapal Pesiar Positif Virus Corona

POSKOTA.CO –  Jumlah penumpang kapal pesiar Diamond Princess yang terinfeksi virus corona dari semula 53 orang  bertmbah 39 orang, atau saat ini menjadi 174 penumpang.

Dari ribuan jumlah penumpang kapal mewah yang dikarantina tersebut, terdapat  78 orang warga negara Indonesia (WNI)  yang merupakan kru dari kapal pesiar tersebut.

Dilansir AFP, Menteri Kesehatan Jepang Katsunobu Kato di Tokyo pada Rabu (12/2) menuturkan, pihaknya kembali melarikan empat penumpang kapal yang positif virus corona telah dibawa ke rumah sakit berada dalam kondisi serius untuk mendapatkan perawatan intensif atau bantuan ventilator.

Sejauh ini pemerintah Jepang mengobservasi sekitar 300 orang dari total 3.711 penumpang kapal tersebut, dan setiap harinya mengevakuasi belasan orang yang positif corona dari kapal tersebut secara bertahap untuk dipindahkan ke fasilitas medis terdekat.

Pihak berwenang Jepang telah Kapal Pesiar Diamond Princess menjadi tempat karantina virus corona setelah salah satu penumpang yang turun di Hong Kong dinyatakan positif virus tersebut pada Januari lalu.

Proses karantina dilakukan selama 14 hari terhitung sejak 5 Februari hingga 19 Pebruari 2020. Selama dikarantina  telah disiapkan kebutuhan logistik, layanan telepon dan internet gratis untuk memudahkan awak dan penumpang berkomunikasi dengan keluarga.

Petugas meminta para penumpang yang masih berada di kapal untuk tetap berada di dalam kabin masing-masing dan hanya diizinkan keluar ke geladak terbuka sesekali.

Para penumpang juga diwajibkan memakai topeng dan menjaga jarak satu sama lain ketika berada di luar ruangan serta rutin diperiksa suhu badan setiap harinya.

Kementerian Luar Negeri RI mengatakan masih terus berkoordinasi dengan KBRI Tokyo dan juga otoritas setempat untuk terus mengetahui perkembangan dan kondisi para WNI yang terjebak di kapal tersebut.

Sejauh ini, Kemlu RI menuturkan kondisi WNI di kapal pesiar itu dalam kondisi sehat dan negatif virus corona. (r)

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *