oleh

Sopir Celamitan, Istri Tetangga Pengen Diembat Juga

-Nah Ni Die-372 views

Sesuai dengan profesinya,  sopir,  ternyata memang suka mampir. Cuma kalo mampirnya malam hari dan ke rumah OSA, seorang wanita yang suaminya sedang lembur kerja, ini namanya sopir ‘ muke gile’.

Sebagai sopir,  MD terbilang sudah senior karena usianya sudah 44. Cuma senior-nya MD adalah senang istri orang dan termasuk penggemar ‘toge pasar’ alias toket gede pantat besar. Makanya dia tak tahan manakala tiap kali memandang istri tetangganya yang montok. Apalagi jika OSA sedang berjalan,  MD senang sekali memandangnya dari belakang,  melihat gerakan pantat yang geyal geyol mirip itik habis bertelor.

Karena jarak rumah OSA di Desa Bantarjaya,  Kecamatan Pebayuran,  Kabupaten Bekasi,  cuma 100 meter dari rumah MD,  jadi hampir tiap hari MD melempar pandang memendam asmara.  Sebagai seorang sopir,  MD rupanya kesengsem untuk bisa ‘menyopiri’ OSA. Dengan usia OSA yang sudah cukup matang, 32 tahun, MD berpikir OSA pasti masih kuat dibawa ‘nanjak’ dengan gigi empat, di tikungan dengan kecepatan di atas 100 Km/jam, apalagi di jalan menurun yang tak ada polisi tidurnya.

Berbagai gairah dan hasrat yang berkecamuk, matang sudah menjadi rencana WD. Jumat (26/6) tengah malam, WD pun mengendap pelan-pelan masuk rumah OSA. Tak lupa dia juga ingat pesan pemerintah untuk cuci tangan dulu dan pakai masker.

Gerak gerik WD sebenarnya sudah dicurigai tetangga.  Ngapain sih malam-malam menyelundup ke rumah tetangga yang suaminya sedang kerja diluar rumah. Apalagi kan sedang ada anjuran phisycal distancing atau hindari sentuhan fisik.

Jadi para tetangga yang diam-diam tengah mengintai WD berpendapat, selain melanggar ajaran agama karena ingin bersentuhan fisik dengan istri tetangga,  bersentuhan fisik di tengah PSBB juga melanggar aturan pemerintah karena dikhawatirkan menularkan virus corona.

Bagi MD yang birahinya tengah menggeliat,  urusan Corona bukan lagi hal yang dirisaukan apalagi ditakuti, yang penting dia bisa memelorotkan kolornya untuk kemudian ‘melepaskan’ virus asmara yang sudah lama dipendamnya.

Belum diketahui sudah atau belum WD menuntaskan gairahnya, para tetangga sudah keburu menggedor rumah OSA yang di dalamnya sudah ada WD menyelusup. Digedor tidak ada yang  membuka,  pintu pun dibuka paksa. Begitu tetangga menyerbu,  WD ternyata sudah kabur lewat pintu belakang.

Pagi keesokan harinya,  TM, suami OSA pulang dari tempat kerjanya dan melaporkan kasus ini ke Polsek Pebayuran.

Tapi ngomong-ngomong WD baik juga ya? Pasalnya,  sebelum kabur dia sempat ninggalin duit Rp 500.00,- Coba tebak,  sengaja ditinggalin atau memang ketinggalan? ( agus suzana)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *