oleh

Digoyang Guru Senam Semlohay

KURANG apa sebenarnya kasih sayang Subarno, 48, sebagai suami? Istri minta rumah baru dibeliin. Minta mobil nggak pakai lama juga dibeliin. Tapi kalau kemudian mobil pemberian suami itu bertahun-tahun dipakainya buat main serong dengan lelaki lain, suami mana pun pasti berang dibuatnya.

Sebagai seorang kepala sekolah dasar, Subarno sebenarnya penghasilannya tidaklah terlalu besar. Tapi demi membahagiakan anak istri, apa pun dilakonin.

Namun sayangnya, perjuangan Subarno demi perut istri dan anak-anaknya dibalas Eli,  sang istri,  dengan memanjakan urusan bawah perutnya, selingkuh dengan pria idaman lain.

Kenakalan Eli yang berprofesi sebagai instruktur senam ini, makin menjadi setelah ia dibelikan mobil oleh suaminya.  Setiap kali dia akan pergi menemui selingkuhannya, dia selalu beralasan ada panggilan sebagai instruktur senam di luar kota. Padahal yang sebenarnya terjadi adalah Eli justru senam asmara dengan Darno.

Eli yang usianya sudah 43 dan Darno yang sudah 46, tentunya sudah sama-sama matang dan sudah sama-sama pengalaman dalam urusan ‘senam-senaman’. Senam gaya apa saja pastinya mereka sudah hapal luar kepala. Senam artistik boleh,  akrobatik apalagi.

Bertahun-tahun menjalin asmara terlarang,  gerak-gerik dan tingkah laku Eli mulai dicurigai suaminya . Suatu hari ketika istrinya pamit akan ngajar senam, Subarno diam-diam membuntutinya. Bukan cuma itu, dia juga melapor lebih dulu ke Polsek Baruga, Kendari untuk bersama-sama melakukan pengintaian.

Kecurigaan Subarno tak meleset. Mobil istrinya terparkir di depan sebuah rumah kontrakan.  Pintu rumah kontrakan terkunci rapat dengan  jendela depan dibiarkan terbuka.

Dengan hati yang panas berkobar-kobar, Subarno mendobrak masuk pintu jendela. Polisi juga ikutan nyeplos lewat jendela.  Eli yang  sedang telentang hanya menggunakan sarung  sementara selingkuhannya, Darno,  telanjang dada dan hanya memakai celana olahraga terlihat kaget bukan alang kepalang. Keduanya kelihatan baru saja ‘selesai’.

Ternyata memang benar, saat diperiksa di Polsek Baruga, Eli dan Darno mengaku baru saja selesai ‘senam bersama’. Mentang-mentang guru senam, laki-laki yang sudah punya anak lima diajak pula senam asmara. (agus suzana)

 

Catatan: Demi privasi, nama-nama pelaku dalam peristiwa ini bukan nama sebenarnya alias disamarkan.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *