LANTAMAL III JAKARTA GELAR AKSI DONOR DARAH – Poskota.co

LANTAMAL III JAKARTA GELAR AKSI DONOR DARAH

Suasana donor
Suasana donor

POSKOTA.CO – Dalam rangka memperingati HUT Ke-70 Jalasenastri, Pangkalan Utama TNI Angkatan Laut (Lantamal) III Jakarta menggelar aksi donor darah yang mengambil tema “Setetes Darahmu Selamatkan Sejuta Jiwa” di gedung Serbaguna Markas Komando (Mako) Lantamal III, Jalan Gunung Sahari Raya No 02 Ancol Jakarta Utara, Selasa (30/08).

Sebanyak 84 prajurit dan pegawai negeri sipil (PNS) Lantamal III beserta Ibu-ibu Korcab III Daerah Jalasenastri Armada Barat (DJAB) menyumbangkan darahnya pada kegiatan donor darah yang dimotori oleh Dinas Kesehatan (Diskes) Lantamal III dan dipimpin Letkol Laut (K) DR. Iswanto Budiman selaku Kadiskes Lantamal III.

“Jumlah pendaftar seluruhnya 160 orang. Namun sebanyak 76 orang ditolak karena tidak memenuhi persyaratan untuk donor darah antara lain disebabkan tensi tinggi atau rendah, darah terlalu kental dan hemoglobin atau hb rendah,” kata Letkol Laut (K) DR. Iswanto Budiman.

Kegiatan donor darah yang diselenggarakan Lantamal III tersebut bekerjasama dengan Palang Merah Indonesia (PMI) Jakarta Utara yang pada saat pelaksanaan dipimpin oleh Dokter Fifi dari pelayanan mobil unit.

84 kantong darah yang terkumpul itu selanjutnya oleh pihak Palang Merah Indonesia (PMI) Jakarta Utara kemudian akan disalurkan kepada mereka yang membutuhkan bantuan darah.

Hadir pada kegiatan donor darah antara lain Wadan Lantamal III Kolonel Laut (P) Umar Arief, S.E, para Asisten Danlantamal III dan para Kadis/Kasatker di jajaran Lantamal III.

Sebelum aksi donor darah dimulai, lebih dahulu dilaksanakan pembekalan kesehatan oleh Kasubdis Kesum Diskes Lantamal III Letkol Laut (K/W) Vera Fitra M yang berbicara seputar permasalahan BPJS (Badan Penyelenggara Jaminan Sosial) Kesehatan dan berbagai pelayanan kesehatan di Lantamal III.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

BREAKING NEWS :
POSKOTA.CO - BRI Cabang Kabupaten Majene mangkir dari panggilan Ombudsman Provinsi Sulawesi Barat untuk melakukan klarifikasi terkait raibnya tabungan warga Kecamatan Tinambung, Kabupaten Polewali Mandar di Bank BRI Cabang Majene. "Kami sudah melakukan panggilan kepada Kepala Bank BRI Majene untuk melakukan klarifikasi atas raibnya tabungan warga di BRI Majene, namun Bank BRI Majene mangkir dari panggilan," kata Asisten Bidang Pencegahan Ombudsman Perwakilan Provinsi Sulbar, Muhammad Sukriadi Azis S,Ip di Mamuju, Jumat. Ia mengatakan, Ombudsman kembali memanggil Kepala BRI Cabang Majene sampai pada panggilan ketiga dan bila belum diindahkan panggilan yang ketiga maka akan dilakukan pemanggilan paksa dengan melibatkan aparat kepolisian. "Kami akan lakukan panggilan sesuai dengan kewenangan Ombudsman Sulbar kami harap BRI Majene bersedia menerima panggilan Ombudsman Sulbar," katanya. Menurut dia, Ombudsman Sulbar telah menerima laporan nasabah BRI Majene yang tabungannya raib di BRI Majene sebanyak Rp400 juta, raib, "Kami telah menerima laporan dari seorang warga Kecamatan Tinambung, Kabupaten Polman, atas nama Subli Sukardi, yang mengaku uang tabungannya raib senilai Rp400 juta, di Bank BRI Cabang Majene, sehingga kita panggil BRI Majene melakukan klarifikasi," katanya. Ia mengatakan, warga itu menyampaikan jika uangnya raib diduga karena telah terjadi penggelapan dana di Bank BRI Majene. "Pelapor mengaku bahwa diduga salah seorang oknum pegawai negeri sipil di lingkup Pemkab Majene, telah bersekongkol dengan staf Bank BRI Majene, mencairkan tabungannya sehingga tabungannya raib," katanya. Menurut dia, uang tabungan pelapor telah ditarik sebanyak tiga kali direkeningnya sehingga tabungannya itu raib sejak bulan Juli tahun 2013. Ia menyampaikan bahwa atas laporan tersebut maka pihak Ombudsman Sulbar menindaklanjutinya dengan memanggil Kepala BRI Majene dan melakukan pemeriksaan terhadap staf Bank BRI dan oknum PNS yang dimaksud, namun yang dipanggil ternyata mangkir.