oleh

Wisatawan Pulau Seribu Tidak Patuhi Protokol Kesehatan Akan Didenda

POSKOTA.CO – Seluruh anggota Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kepulauan Seribu diminta untuk lebih meningkatkan pengawasan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) terutama pada saat akhir pekan. Sebab saat itu jumlah wisatawan yang datang banyak sehingga perlu adanya pengawasan ketat.

Permintaan ini disampaikan oleh Plt Bupati Kepulauan Seribu, Junaedi ketika dikonfirmasi terkait pengawasan wisatawan yang berkujung ke Pulau Seribu selama diterapkan PSBB massa transisi. Menurutnya, wisatawan yang datang baik saat akan naik ke kapal dan turun dari kapal harus mematuhi protokol kesehatan.

“Saya sudah minta seluruh anggota Satpol PP Kepulauan Seribu untuk melalukan pengawasan ketat kepada para wisatawan yang datang ke Pulau Seribu terutama akhir pekan,”katanya, Senin (31/8/2020).

Menurutnya peningkatkan pengawasan protokol kesehatan, memang perlu dilakukan mengingat masih tingginya angka penyebaran virus corona di DKI Jakarta. Prioritas pengawasan saat libur akhir pekan dan libur nasional harus ditingkatkan, mengingat Kepulauan Seribu sebagai wilayah tujuan pariwisatam

Menurutnya, cara lain untuk menurunkan dan mencegah penyebaran covid-19 selain sosialisasi yaitu dengan penerapan sanksi tegas memberlakukan denda bagi pelanggar protokol kesehatan baik warga maupun wisatawan.

“Sanksi sosial saja tidak cukup, maka sanksi denda harus diterapkan selain menimbulkan efek jera juga menjadi pendapatan daerah, sudah cukup toleransi selama ini,” terangnya.

Junaedi juga berharap dengan tindakan tegas dan sanksi denda bisa membuat warga dan wisatawan jera, tidak melanggar protokol kesehatan dan lebih disiplin menjalankan Tiga M ( memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak).

“Berhasilnya pengawasan kunci untuk mengembalikan Kepulauan Seribu ke zona hijau. Makanya saya juga minta wisatawan harus mematuhi peraturan yang ada,” tandasnya. (wandhy)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *