oleh

Warga Kebon Kosong Minta Pemprov DKI Tertibkan Delman di Kemayoran

-Megapolitan-153 views

POSKOTA.CO – Jelang sore hari kawasan bunderan Masjid Akbar, Kemayoran dikuasai kereta kuda alias delman yang kian hari keberadaannya semakin liar.

Keberadaan alat transportasi tradisional atau delman yang mangkal maupun menaiki penumpang di kawasan tersebut dikeluhkan warga.

“Kami minta Pemerintah Provinsi DKI Jakarta segera menertibkan delman yang wara-wiri di kawasan bunderan Masjid Akbar Kemayoran, alasannya karena tambah banyak dan mengganggu kenyamanan,” keluh Agus (55), warga Kebon Kosong, Jumat (21/8/2020).

Hal senada juga dilontarkan, tokoh masyarakat Kemayoran, Joko mengaku, selain mengganggu kenyamanan masyarakat. Keberadaan delman memicu kerumunan.

“Kami minta segera ditertibkan delman-delman itu karena kotorannya berceceran, sehingga rawan terinjak msyarakat yang lalu-lalang,” ungkapnya kepada POSKOTA.co, Jumat (21/8/2020).

Selain itu, tambah Joko, para pedagang yang menggelar lapak semaunya di bahu jalan juga ditertibkan, karena banyak yang terlihat tidak memakai masker dan tidak menjaga jarak.

“Agar tidak tambah semawrut, kami minta sinergi antara sekuriti Pusat Pengelola Komplek Kemayoran (PPKK) dan Satpol PP tidak tutup mata dan telinga. Memang kami sadari untuk pergerakan ekonomi saat ini sedang sulit. Namun harus disiplin sesuai penerapan protokol kesehatan Peraturan Gubernur (Pergub) Nomor 51 Tahun 2020,” tandasnya.

Menanggapi keberadaan delman yang wara-wiri berkeliaran itu, Wakil Wali Kota Jakarta Pusat Irwandi menegaskan, penindakan harus segera dilakukan petugas Satpol PP dan Dishub. Jangan sampai ada pembiaran, karena nanti akan bertambah banyak.

“Memang petugas Satpol PP dan Dishub saat ini tidak ada henti-hentinya melaksanakan tugas razia masker sampai kewalahan dan kedodoran. Intinya kami akan secepatnya melakukan penindakan terhadap delman di kawasan bunderan Masjid Akbar Kemayoran tersebut,” jelas Irwandi melalui telepon. (van)

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *