oleh

Wali Kota: Hiburan Pesta Pernikahan dan Khitanan Mulai Dibolehkan di Kota Depok

POSKOTA.CO – Kegiatan pesta pernikahan dan khitanan di wilayah Kota Depok dalam masa pandemi Covid -19 melalui Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) Proporsional mulai diperbolehkan tapi harus mengikuti protokol kesehatan yang telah ditetapkan sebelumnya.

“Diperbolehkannyan kegiatan pesta pernikahan dan khitanan setelah dikeluarkannya Peraturan Wali Kota Depok Nomor 49 Tahun 2020 tentang Perubahan Kedua Atas Peraturan Wali Kota Depok Nomor 37 Tahun 2020 tentang Pedoman PSBB Proporsional Sesuai Level Kewaspadaan Sebagai Persiapan Pelaksanaan Adaptasi Kebiasaan Baru untuk pencegahan dan pengendalian Covid-19 di Kota Depok,” kata Wali Kota Depok Mohammad Idris didampingi juru bicara penangan Covid -19 Dadang Wihana dalam surat resmi terkait pandemi Covid -19, Sabtu (25/7/2020) petang.

Sesuai Peraturan Wali Kota Depok Nomor 49 Tahun 2020 tersebut salah satunya butir menjelaskan dan mengatur tentang kegiatan perayaan khitanan dan kegiatan perayaan pernikahan sudah mulai diperbolehkan namun tetap melalui berbagai ketentuan.

Menurut dia, aturan atau ketentuan tersebut antara lain tidak boleh ada kontak fisik secara langsung (bersalaman/berpelukan) baik antara penyelenggara, tamu mapun antar tamu yang hadir.

Termasuk masalah undangan juga dibatasi maksimal 50 orang dalam setiap satu jam atau menggunakan tenda terbuka/luar ruangan diatur 50% dari kapasitas dan jika menggunakan gedung/ruang tertutup diatur 30% dari kapasitas, ujarnya.

Untuk jamuan makan bagi tamu undangan dan penyelanggara hendaknya tidak melalui prasmanan tapi menggunakan atau telah disiapkan menggunakan nasi kotak atau boks maupun take away.

Tidak itu saja, imbuh dia, protokol kesehatan tetap menjadi pedoman yaitu tuan rumah dan tamu juga wajib menggunakan masker, menjaga jarak fisik minimal 1,5 meter dan menyiapkan tempat cuci tangan dengan sabun atau hand sanitizer. “Termasuk mengakomodasi pekerja seni atau kegiatan hiburan yang harus menggunakan protokol kesehatan,” ujarnya. (anton/sir)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *