oleh

Tak Mau Kalah dengan Kota Bogor, Mulai 31 Agustus Depok Berlakukan Jam Malam

POSKOTA.CO – Melihat kondisi penyebaran Covid-19 di wilayah Kota Depok yang terindikasi paling banyak terjadi di kawasan parkantoran dan tempat kerja. Pemerintah Kota (Pemkot) Depok mulai Senin (31/8/2020) diberlakukan jam malam.

“Pemkot Depok akan memberlakukan jam malam sebagai salah satu upaya menekan penyebaran Covid-19 yang semakin masif, khususnya di tempat kerja atau perkantoran dan pusat keramaian lainnya sebagai klaster baru dalam penyebaran penyakit tersebut,” kata Juru Bicara Penanganan Covid-19 Kota Depok Dadang Wihana, Minggu (30/8/2020).

“Seluruh aktivitas warga dilakukan pembatasan, maksimal sampai dengan pukul 20.00 WIB. Kebijakan yang diambil oleh GTPPC Kota Depok tersebut lantaran distribusi kasus konfirmasi positif pada periode minggu ke-24 dan ke-25 terdapat lebih dari 70 persen,” imbuhnya.

Distribusi tersebut bersumber dari ‘imported case’, yakni kasus yang menunjukkan lokasi di mana semua kasus telah diperoleh di luar lokasi pelaporan. Kasus ‘imported case’ ini berasal dari klaster perkantoran dan tempat kerja, yang berdampak pada penularan didalam keluarga.

“Kegiatan jam malam atau pembatasan waktu maksimal hingga puku 20.00, diberlakukan mulai Senin (31/8/2020) besok kami akan melakukan pembatasan aktivitas,” kata Dadang Wihana.

Sejumlah warga Kota Depok menilai pemberlakukan jam malam di wilayahnya hingga pukul 20.00 terkesan dipaksakan, karena di siang hari saja kegiatan hiburan dangdut, keramaian hajatan dan lainnya sama sekali tidak ada tindakan dari Pemkot Depok.

“Pengawasan kurang, termasuk kesadaran warga juga masih kurang. Malah terkesan jam malam hingga pukul 20.00 dinilai hanya ikut-ikutan, dan nggak mau kalah dengan Kota Bogor,” kata Dudi, warga Pancoran Mas. (anton)

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *