oleh

Swafoto di Bebatuan Tengah Cisadane, Lima ABG Terseret Arus, Tiga Selamat, Satu Meninggal dan Satu Hilang

POSKOTA.CO – Lima gadis Rumpin terseret arus Cisadane saat berswafoto di bebatuan tengah sungai. Nahas bagi kelima ABG tersebut. Saat hendak menuju ke tepi sungai berselfie,  arus sungai datang dan menyapu mereka.

Tiga orang berhasil menyelamatkan diri.  Sementara dua lagi terseret arus.  Upaya pencarian,  satu orang ditemukan Minggu (30/8/2020) pagi.

Sementara satu lagi,  kini masih dalam pencarian petugas. Tim rescue Kantor Pencarian dan Pertolongan Jakarta turun ke Rumpin Bogor Minggu (30/8/2020), guna proses pencarian.

Sebelumnya diketahui korban yang merupakan seorang remaja perempuan bernama Ilmiwati (15) sedang melakukan swafoto bersama 4 (empat) orang temannya di atas batu-batu yang terletak di tengah aliran Cisadane.

Ketika hendak kembali ke tepian sungai, tiba-tiba datang arus deras yang kemudian menyeret kelima remaja tersebut pada sabtu (29/8) sekitar pukul 16.30 WIB.

Tiga dari kelima remaja tersebut berhasil menyelamatkan diri sedangkan dua lainnya terseret arus atas nama Ilmiwati (15) dan Kevia (15).

Kevia (15) ditemukan pada minggu (30/8) sekitar pukul 03.45 WIB dini hari dalam keadaan meninggal dunia pada radius 50 meter dari lokasi kejadian sedangkan Ilmiwati (15) saat ini masih dalam pencarian oleh tim SAR gabungan.

Hendra Sudirman, Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Jakarta selaku SAR Mission Coordinator (SMC) mengatakan, tim nya Minggu pagi menuju Desa Tamansari, Kecamatan Rumpin, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, melakukan operasi SAR untuk mencari korban yang tenggelam di aliran Cisadane.

Kelima korban diketahui terbawa arus sungai yang meluap tiba-tiba pada Sabtu (29/8/2020) sore.

Guna menemukan korban,  Hendra mengaku, petugas akan optimalkan pencarian pada hari ini dengan mengerahkan seluruh personil dan peralatan SAR yang ada di lapangan.

Hendra menambahkan, tim SAR gabungan pada pencarian hari ini, membagi area pencarian menjadi tiga, di mana SRU pertama akan melakukan pencarian dengan menyisir aliran sungai Cisadane menggunakan perahu karet hingga sejauh 1 KM.

Kemudian SRU kedua melakukan penyisiran dengan melakukan pengamatan secara visual melalui jalur darat hingga sejauh 1 KM dan SRU ketiga akan melakukan penyelaman hingga radius 10 meter apabila kondisi arus cisadane memungkinkan untuk dilakukan penyelaman.

Pencarian pada pagi ini melibatkan puluhan personil SAR gabungan yang terdiri dari Kantor Pencarian dan Pertolongan Jakarta, BPBD Kabupaten Bogor, Disdamkar Kabupaten Bogor, Koramil Rumpin, Kepala Desa Tamansari, FKP3D Bogor, IEA Bogor, Regaci, JKU Polmas Polres Bogor, Rapi Kabupaten Bogor, keluarga korban dan masyarakat setempat.

Menurut Hendra, sebelum kejadian,  korban seorang remaja perempuan bernama Ilmiwati (15) sedang melakukan swafoto bersama empat temannya di atas batu-batu yang terletak di tengah aliran sungai Cisadane.

Ketika hendak kembali ke tepian sungai, tiba-tiba datang arus deras yang kemudian menyeret kelima remaja tersebut.

Kejadian pada Sabtu (29/8/2020) sekitar pukul 16.30 WIB ini,  tiga dari kelima remaja tersebut berhasil menyelamatkan diri. Sedangkan dua lainnya terseret arus. Mereka diketahui bernama Ilmiwati (15) dan Kevia (15).

Kevia melalui pencarian ditemukan pada Minggu (30/8) sekitar pukul 03.45 WIB dini hari dalam keadaan meninggal dunia pada radius 50 meter dari lokasi kejadian. Sedangkan Ilmiwati hingga saat ini masih dalam pencarian oleh tim SAR gabungan. (yopi/sir)

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *