oleh

Selama 10 Hari Terdata 23.316 Pengendara Ditindak Petugas Operasi Patuh Jaya

POSKOTA.CO -Sebanyak 23.316 pengemudi yang melanggar aturan lalu lintas pada hari ke-10 Operasi Patuh Jaya 2020 ditindak dengan sanksi tilang oleh petugas Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya. Pelanggaran paling banyak dilakukan melawan arus dan melintas jalur busway oleh pengendara kendaraan bermotor roda dua.

Kesadaran hukum para pengendara di Jakarta dinilai masih sangat rendah terkait tata tertib di jalan raya. “Melawan arus dan masuk jalur TransJakarta jenis pelanggaran paling banyak,” kata Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya Kombes Sambodo Purnomo Yogo, Minggu (2/8).

Pelanggaran yang masih marak terjadi pengemudi tidak menghentikan kendaraannya di garis henti (stop line).
“Pelanggaran terhadap ketentuan sirine dan penggunaan rotator bagi kendaraan pribadi lebih dari 120 kendaraan yang kita tilang” kata Kombes Sambodo.

Pada evaluasi hari ke-10 Operasi Patuh Jaya, menurut Sambodo total sebanyak 67.178 pengemudi mendapat penindakan petugas jalan raya. Selain yang ditilang, sebanyak 43.817 pengemudi mendapat tindakan berupa teguran dari petugas mengenai pelanggaran Undang-Undang Lalu Lintas, maupun terkait pelanggaran protokol COVID-19 yang dilaksanakan di pos pemantauan.

Ada lima jenis pelanggaran yang menjadi sasaran utama dalam Operasi Patuh Jaya 2020;

1. Melawan arus lalu lintas.
2. Melanggar marka garis stop (stop line)
3. Penumpang dan pengemudi tidak menggunakan helm SNI.
4. Melintas di bahu jalan tol.
5. Menggunakan rotator dan sirine tidak sesuai ketentuan.(Omi)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *