oleh

Satu Keluarga Positif Covid-19 di Depok

POSKOTA.CO – Penyebaran Covid- 19 di Kota Depok masih dirasakan cukup tinggi walaupun pemerintah kota (Pemkot) Depok telah melakukan program Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) proporsional.

Pasalnya, ada satu keluarga di kawasan perumahan Villa Pertiwi, Kel. Sukamaju, Cilodong tengah dirawat di rumah sakit karena positif Covid -19.

“Memang betul ada satu keluarga di perumahan Villa Pertiwi Clauster Gardenia, RW 013 dan 016, Kel. Sukamaju, Cilodong tengah dirawat di rumah sakit terindikasi positif Covid –19,” kata Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Depok Novarita didampingi Kepala Puskesmas Villa Pertiwi, drg. Masrina MR Pasaribu, Kamis (25/6).

Satu keluarga yang berjumlah tujuh orang memiliki alamat rumah yang berbeda namun masih dalam satu kompleks perumahan Villa Pertiwi dan kini mereka tengah dirawat di rumah sakit khusus penanganan pasien Covid -19 di Depok, ujarnya bukan hanya satu keluarga saja tapi ada enam warga lain yang masih dalam satu perumahan tersebut juga dirawat di rumah sakit setelah dinyatakan positif usai swab test di rumah sakit UI Depok beberapa waktu lalu.

Dari tujuh orang dalam satu keluarga hanya satu orang yang negative Covid -19 yaitu anak perempuan, imbuhnya yang mengaku data atau informasi adanya satu keluarga dan warga perumahan Villa Pertiwi yang positif Covid -19 langsung ditindak lanjuti dengan melakukan penyemprotan disinfektan dan melakukan isolasi mandiri dirumah mereka.

Ditambahkan Drg. Masrina Pasaribu, Kepala Puskesmas Villa Pertiwi, setelah mengetahui ada satu keluarga yaitu suami istri ada juga keluarga lainnya yang terpapar positif Covid -19. “Satu keluarga tersebut terindentivikasi positif Covid -19 karena rumah mereka tengah direnovasi dan menumpang dirumah orang tuannya di kawasan perumahan itu juga,” tuturnya.

Puskesmas Villa Pertiwi dengan sigap menyarankan agar yang pernah berinteraksi dengan pasien untuk mengikuti Rapid Test, hasilnya dinyatakan positif 10 orang warga di RW 13 dan RW 16. Ada sekitar 50 orang yang mengikuti rapid test  termasuk Orang Dalam Pemantauan (ODP) dan Pasien Dalam Pemantauan (PDP).

“Ada satu warga yang non reaktif walaupun pernah berinteraksi dengan pasien dan satu orang yang dinyatakan reaktif bukan dari RW tersebut untuk langsung ditindaklanjuti ke SWAB Test,” ujarnya.

Sedangkan, Yuli Rosnauli yang tergabung di Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat sekaligus warga Kecamatan Cilodong, juga sebagai anggota Satgas Gugus Tugas penanganan langsung menghubungi pihak Damkar Kota Depok dan langsung merespon cepat untuk penyemprotan disinfektan di wilayah Villa Pertiwi di RW 13,15 dan 16.

“Ini dilakukan agar warga tetap tenang dan tidak panik, untuk menjaga imun di tubuh agar tidak turun,” katanya. (anton/sir)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *