by

Remaja Pacaran Disergap, Kemudian si Cewek Dipaksa Oral Sama Pelaku

-Megapolitan-1,160 views
Read Time:2 Minute, 3 Second

POSKOTA.CO – Tiga saudara kandung di Pekanbaru, kompak jadi penjahat. Sasarannya, remaja pacaran di tempat sepi. Ketiganya kerap memaksa pasangan yang dipergokinya tengah pacaran itu untuk berbuat mesum dan direkam. Rekaman cabul ini lalu disebar di media sosial seperti Facebook dan pesan berantai di WhatsApp.

Ketiga kakak beradik ini ini masing-masing, JH,24, SLH,22, dan JSH,16, tak segan melukai korbannya jika menolak apalagi melawan. Kepada penyidik mereka mengaku sudah empat kali beraksi juga merampas HP para korban. Selain itu pernah memaksa cewek yang disergap dipaksa oral oleh satu pelaku.

Terakhir aksi mereka dipergoki anggota reserse, ketika akan ditangkap anggota Direktorat Reserse Kriminal Polda Riau Brigadir Rafi, dilawan dan ditikam dengan senjata tajam. “Anggota mengalami luka sembilan tikaman,” ungkap Kapolda Riau Irjen Agung Setya Imam Effendi, Kamis (5/32020) siang.

Agung mengingatkan masyarakat di Pekanbaru dan Riau secara umum agar tidak menjadikan tempat gelap dan sepi untuk berduaan. Kondisi ini selalu dimanfaatkan pelaku kejahatan melancarkan aksinya. “Dua tersangka dijerat dengan Pasal 365 tentang Pencurian dengan Kekerasan, kemudian Pasal 289 karena memaksa orang berbuat cabul,” kata Agung.

Sementara untuk satu tersangka yang masih di bawah umur, penyidik menerapkan Undang-Undang tentang Perlindungan Anak dan Perempuan. Nantinya, satu tersangka ini diperlukan khusus dari dua kakaknya yang cukup umur.

ilustrasi

Terpisah, Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Riau Ajun Komisaris Besar Zain Dwi Nugroho SIK membenarkan anggotanya dibacok oleh salah satu pelaku. Kejadian bermula ketika Brigadir Rafi mendapat informasi saudaranya menjadi korban kejahatan ketiga pelaku.

Brigadir Rafi dapat cerita dari adiknya bahwa telah dipaksa berbuat mesum di Jalan Labersa. Aksi itu direkam para pelaku lalu membajak media sosial korban untuk disebar foto dan video tadi. “Kemudian anggota ini mengajak temannya (polisi) menyamar di lokasi. Mereka pura-pura menjadi orang yang tengah pacaran. Pakai jilbab gitu, lalu tersangka datang,” kata Zain.

Ketika penangkapan berlangsung, salah satu pelaku berhasil mencabut pisau di pinggangnya. Pelaku lalu menyerang polisi hingga Brigadir Rafi mengalami luka bacokan di tangan dan lehernya.

Brigadir Rafi lalu dilarikan ke rumah sakit, sementara para tersangka kabur. Pelaku dicari lagi oleh polisi lainnya hingga akhirnya ditangkap di rumahnya di Kabupaten Kampar.

Pada penangkapan kali ini, ketiga pelaku hanya pasrah. Ketiganya lalu dibawa ke Polda Riau untuk penyidikan lebih lanjut dengan sejumlah barang bukti hasil kejahatannya selama ini.

Hasil penyidikan, sesama korban tidak hanya dipaksa berbuat mesum. Seorang pelaku juga memaksa korban wanita berbuat mesum dengan cara oral seks lalu disebar di media sosial. (***)

 

0 0
Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleppy
Sleppy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Terkini