oleh

Qonita Lutfiah Tolak Dampingi Mohammad Idris

POSKOTA.CO – Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Kota Depok Hj Qonita Lutfiah dengan tegas menolak mendampingi petahana Mohammad Idris menjadi calon wakil wali kota Depok dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 9 Desember 2020 mendatang.

“Saya tegaskan bahwa sampai saat ini tidak ada niatan untuk maju mencalonkan diri menjadi wakil wali kota mendampingi petahanan Wali Kota Mohammad Idris dalam Pilkada 9 Desember 2020 mendatang,” tegas Hj Qonita Lutfiah yang juga sebagai juru bicara partai koalisi Tertata Adil dan Sejahtera (TAS), Rabu (29/7/2020).

Sekali lagi dari partai koalisi TAS yang terdiri Partai Kesejaheteraan Sosial (PKS), Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Partai Amanat Nasional (PAN) dan Partai Demokrat, ujar Hj Qonita, sama sekali tidak berniat untuk maju mencalonkan diri menjadi wakil wali kota untuk mendampingi calon Wali Kota Mohammad Idris yang juga petahana setelah diusung PKS.

Jabatan itu amanah tentunya harus melihat kemampuan diri sendiri, katanya seraya menambahkan, saya masih harus banyak belajar terlebih partai pengusung saya hanya memiliki dua kursi di DPRD Depok jadi harus tau diri.

“Berkaitan kekompakan partai koalisi TAS yang mengusung Mohammad Idris menjadi calon wali kota Depok dalam Pilkada 9 Desember tentunya tetap kompak,” ujarnya termasuk bakal calon wakil wali kota untuk mendampingi Mohammad Idris sebagai calon wali kota di Pilkada 9 Desember 2020 mendatang.

Ada memang beberapa calon wakil wali kota yang tengah disiapkan koalisi TAS, antara lain Imam Budi Hartono, Hafid, Farida dan Diana Dewi seorang pengusaha yang kini menjabat sebagai  ketua Kamar Dagang Indonesia (Kadin) DKI Jakarta. (anton)

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *