oleh

Program Penanganan Kemiskinan Harus Terpadu

POSKOTA.CO – Penanganan kemiskinan di Kota Bekasi harus dilekukan secara bersama antar lintas lembaga. Hal ini penting sehingga penanganan bisa tepat sasaran dan terukur.

Wali Kota Bekasi, Rahmat Effendi mengatakan hal itu dalam acara Focus Group Discussion (FGD) yang dilaksanakan Dinas Sosial Kota Bekasi, Kamis(27/8/20). FGD digelar menyangkut Sistem Layanan dan Rujukan Terpadu (SLRT) penanganan fakir miskin dan orang tidak mampu di Kota Bekasi. Kegiatan ini akan dijadikan sebagai acuan program dari Kementerian Sosial Republik Indonesia.

Hadir dalam acara itu peserta dari unsur sosial yakni para anggota Program Keluarga Harapan (PKH), Pekerja Sosial Masyarakat (PSM), dan unsur Karang Taruna yang dapat membantu di bidang sosial.

“Program dari kementrian sosial seperti ini harus terkoneksi dengan bantuan Bapelitbangda Kota Bekasi. Terserapnya dana yang akan diajukan dalam program baik ini, juga terkoneksi dengan Diskominfostandi yang akan membantu dalam penjabaran data masyarakat Kota Bekasi,” katanya.

Walikota mengharapkan dengan upaya ini agar bisa mengurangi jumlah angka kemiskinan di Kota Bekasi secara signifikan. Hal ini penting karena penanganan bergerak berdasarkan data yang terukur. Penanggulangan PMKS juga tidak lagi bersifat sektoral dan dilakukan dengan mengutamakan sinergitas antar OPD yang ada.

Demikian sehingga ada solusi dan kemudahan dalam menyikapi kemiskinan di Kota Bekasi. Hal yang menjadi kendala yang selalu dilatar belakangi oleh persolaan komunikasi, seperti contohnya bantuan sosial tapi yang menerima memiliki mobil dan lain sebagaimnya.

Karenanya, solusinya di jaman yang serba teknologi, maka bisa dilakukan dengan ‘by name by addrres’. Apa saja yang harus dibangun kebutuhan ekonominya, dan harus bersinergi dengan Dinas Komunikasi misalnya. “Sehingga akan bisa langsung dan mencapai target di masyarakat,” katanya.

Sementara, Kepala Dinas Sosial Kota Bekais, Ahmad Yani, mengatakan jika kegiatan inidiharapkan bisa mendapatkan format yang baik dalam penangana kemiskinan di Kota Bekasi secara terpadu. (cw/oko)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *