oleh

Prajurit dan PNS Korem Suryakancana Dapat Pembinaan

POSKOTA.CO – Pembinaan mental prajurit dan PNS, Korem 061/Suryakancana (SK) menyelenggarakan kegiatan Safari Bintaldam III/SLW.

Pembinaan mental ini bertempat di balai Makorem 061/SK di Jalan Merdeka, Kelurahan Ciwaringin, Kecamatan Bogor Tengah, Kota Bogor.

Danrem 061/SK melalui Kasipers Kasrem, Kolonel Arm Erdi Ekawidjajanto Arif mengatakan, pembinaan mental bagi prajurit dan PNS yang bertugas di jajaran Korem 061/SK ini, agar mereka dapat memelihara dan meningkatkan kondisi mental kejiwaan agar yang handal dalam menghadapi setiap persoalan.

“Ini dilakukan dalam upaya mendukung pelaksanaan tugas yang berlandaskan kepada agama, Pancasila, Sapta Marga dan Sumpah Prajurit yang oriented golnya adalah menjadikan prajurit dan PNS yang beriman dan bertaqwa serta berakhlak mulia, pantang menyerah dan manunggal dengan rakyat,” kata Kasipers Kasrem.

Materi safari Bintal dibawakan Waka Bintaldam III/SLW, Letkol Inf Dasam materinya di titik beratkan pada merawat rumah tangga yang harmonis.

“Di tengah situasi dan kondisi sekarang ini memang sangat tepat bila menyampaikan materi tersebut. Sebab situasi pandemi covid-19 ini banyak mempengaruhi pola hidup masyarakat terutama rumah tangga, mulai dari urusan ekonomi sampai masalah moralitas dan perilaku dalam kehidupan rumah tangga,” tuturnya.

Letkol Inf Dasam menjelaskan, salah satu dampak dari pengaruh pandemi covid-19 ini adalah masalah PHK, pengangguran dan yang lainnya serta akan berpengaruh pada penghasilan dalam rumah tangga sehingga berakibat terjadinya pertengkaran antara suami isteri bahkan tidak menutup kemungkinan berujung pada perceraian.

“Suatu rumah tangga yang sebelumnya harmonis, bisa berubah menjadi tidak harmonis. Kenapa?, karena situasi dan kondisi yang mempengaruhi,”ujarnya.

Wakabintaldam III/SLW menambahkan, problematika keluarga itu bisa terjadi akibat krisis ekonomi, krisis kepercayaan, krisis hati, krisis mertua, KDRT dan lain sebagainya. Untuk menyikapi masalah ini maka antara
suami isteri harus melakukan hal-hal yang sangat fundamental.

“Seperti adanya ketaatan, kejujuran, memeliharan hak dan kewajiban. Suami dan istri ibarat pakaian. Harus adanya
keadilan, sehat ekonomi serta adanya komunikasi yang baik antara suami istri di kala ada permasalahan,” ujarnya. (yopi/sir)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *