oleh

Pendemi Covid 19, Warga Kebon Kosong Lakukan Gerakan Penanaman Pohon di ‘Lahan Tidur’

POSKOTA.CO – Meski ada wabah pandemi Covid 19, warga Kebon Kosong, Kemayoran bergotong royong melaksanakan gerakan menanam pohon di area lahan seluas 800 meter terletak di Jalan Kemayoran Gempol RT 012/06, eks lapangan Bapek.

Penanaman pohon di area lahan tidur milik aset Pusat Pengelola Komplek Kemayoran (PPKK), ini dimanfaatkan untuk edukasi wahana pertanian atas inisiasi Ghurabilah (Bibing) selaku Ketua RW 06 Kebon Kosong yang didukung bersama relawan Samtama (Sampah Tanggungjawab Bersama) dan kader Karang Taruna (Katar) serta PKK RW 06.

Pengurus kelompok Tani Kebun Bhineka yang juga sebagai Ketua Katar RW 06, Qorina Supia menerangkan, di lokasi lahan seluas 800 meter ini terbagi empat area wahana antara lain wahana sayuran, perikanan, Tanaman Obat (Toga) dan pemilahan dan penimbangan sampah rumah tangga.

“Penanaman pohon di lakukan pada, Jumat (12/06/2020) lalu. Tujuannya, untuk ketahanan pangan di saat wabah pandemi Covid 19,” ucap Qorina, Selasa (30/06/2020).

Sementara itu, Forum Masyarakat Peduli Lingkungan (Formafel), Joko Sarjono menambahkan, pemanfaatan lahan ini sebagai upaya mengembangkan produktivitas di lahan tidur yang diinisiasi Katar dan PKK RW 06, koordinator Bidang Pertanian, Toto Pianto.

“Penanaman pohon ini sebagai bentuk kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat. Masyarakat antara lain ada bibit benih sayuran seperti, cabai merah, kangkung, tomat, bayam merah dan bayam hijau, terong umum, ketimun, jagung,” kata Joko.

Ia menjelaskan, adapun bibit dan benih di lahan ini merupakan sumbangan dari Suku Dinas KPKP Jakarta Pusat antara lain, pupuk kandang 50 karung, media 25 karung, tanaman produktif 8 pohon tinggi 2 meter dan bayam hijau 1 sachet, 150 pohon, 100 pohon tanaman produktif 25 dan pupuk kompos 5 karung.

Lalu, Dinas KPKP DKI Jakarta antara lain, benih ikan lele masing – masing sebanyak 5.000, tanaman produktif 25 pohon dan Dinas Pertamanan DKI Jakarta berupa, tanaman pucuk merah 150 pohon, melati Gambir 100, puring 100 pohon, Lili Paris umbi 1.000 pohon, Ketapang Kencana 50, pot terakota 150 pot serta Dinas LH, pupuk kompos satu truk besar, air bersih dari Pam Jaya 4.000 liter, Damkar 2.500 liter dan lumpur galian dari Sudin SDA Jakpus 11 truk.

“Ada juga sumbangan dari warga masyarakat berupa pembelian bibit ikan lele 1.750 ekor panjang 12 hingga 15 cm Febru yang juga ketua bidang perikanan terpal.dan tanah merah,” jelasnya.

Mengenai kendala saat ini, kata Joko yaitu untuk penyiraman tanaman di lokasi sehari-hari menggunakan air tanah yang airnya kurang maksimal untuk pertumbuhan tanaman.

Namun demikian tidak menjadi kendala, Joko berharap bibit tanaman cabe bentuk polibek 150 pohan. 100 Tanaman Toga, tanaman produktif 25 pohon dapat segera panen dan hasilnya dapat dinikmati masyarakat setempat. (yus)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *