oleh

Pelanggar Kompak Bilang Lupa Pakai Masker saat Terjaring di Jalan Karang Anyar

POSKOTA.CO – Sebanyak 41 pelanggar Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) transisi yang wara-wiri tidak mematuhi protokol kesehatan alias tidak pakai masker di kawasan, Jalan Karang Anyar Raya disanksi hukuman membersihkan sampah oleh petugas Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kecamatan Sawah Besar, saat menggelar razia masker, Rabu (9/9/2020).

Puluhan pelanggar yang terjaring petugas gabungan Operasi Tertib Masker (Optibmask) kompak memilih disanksi hukuman kerja sosial membersihkan sampah di jalanan. “Maaf pak Satpol PP maskernya lupa ketinggalan di rumah karena saya buru-buru mau ke pasar,” ucap Nova salah satu pelanggar yang terjaring di lokasi.

Hal senada juga dilontarkan, Fajar dirinya tidak masker saat keluar rumah karena lupa. “Lupa pakai masker. Saya juga pilih nyapu sampah, karena kalau bayar denda lagi kantong kempes (Tongpes),” pungkasnya.

Sementara itu, Pengendali Satpol PP Kecamatan Sawah Besar, Jani menerangkan, razia masker di kawasan Jalan Karang Anyar Raya menjaring 41 pelanggar. Seluruhnya disanksi hukuman kerja sosial. “Sebanyak 41 pelanggar ini sepertinya kompak alasannya lupa tidak pakai masker,” ungkap Jani sambil tepok jidat.

Padahal, kata Jani memakai masker untuk mencegah volusi udara dan virus. “Ada 15 petugas gabungan yang dikerahkan untuk membantu kegiatan Pengawasan dan Penindakan terhadap pelanggar yang tidak memakai protokol kesehatan di masa PSBB transisi sesuai Peraturan Gubernur (Pergub) nomor 79 tahun 2020. Kegiatan razia di gelar pada pukul 09.’00 hingga pukul 12.00 Wib siang,” paparnya. (van)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *