oleh

Pastikan Kedisiplinan Warganya, Wali Kota Jakpus Gowes Sepeda Pantau KKP

-Megapolitan-119 views

POSKOTA.CO – Ini kegiatan Wali Kota Jakarta Pusat H Bayu Meghantara pada silaturahmi Minggu pagi di Kawasan Khusus Pesepeda (KKP) di wilayah Jakarta Pusat.

Orang nomor satu di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Administrasi Jakarta Pusat ini turun langsung menggowes sepeda mengenakan baju olahraga lengan panjang berwarna abu-abu ini dilengkapi dengan masker dan face shield (pelindung wajah) didampingi ajudan dan para bocah yang gemar gowes sepeda.

“Saya berharap kegiatan KKP di tujuh lokasi ini dapat efektif untuk mengurangi jumlah masyarakat yang biasa berolahraga di kawasan Thamrin-Sudirman. Dengan begitu, potensi kerumunan berkurang,” ungkap Bayu.

Selain berkeliling di tujuh lokasi KKP, Bayu juga memantau dan melihat langsung kegiatan pesepeda sebagai catatan untuk evaluasi pelaksanaan pesepeda pada Minggu (26/7/2020) pagi.

Adapun ketujuh KKP di Jakarta Pusat antara lain meliputi Jalan Jembatan Merah (Kecamatan Sawah Besar), Jalan Benyamin Sueb (Kemayoran), Jalan Percetakan Negara II (Johar Baru), Jalan Bungur Besar Raya (Senen), Jalan Cempaka Putih Raya (Cempaka Putih), Jalan Danau Tondano (Tanah Abang) dan Jalan Suryopranoto (Gambir).

Sedangkan di Kecamatan Menteng belum ada lokasi lain yang menggantikan, Jalan Amir Hamzah yang dihentikan karena merupakan zona merah Covid-19.

“Pemilihan lokasi KKP juga memperhatikan peta penyebaran Covid-19. Selain di Menteng yang dihentikan, lokasi KKP di Kecamatan Cempaka Putih dan Senen juga sempat mengalami perubahan karena alasan serupa,” kata Bayu.

Lanjut mantan Wakil Wali Kota Jakarta Pusat ini menyebutkan, keberadaan KKP juga untuk mengakomodinasi kebutuhan warga yang ingin berolahraga. Daripada jauh-jauh ke Jalan Sudirman, lebih baik di sekitar tempat tinggalnya sendiri. Sejauh ini pelaksanaannya sudah cukup baik.

Selain memberi apresiasi, Wali Kota juga mengapresiasi dan berpesan kepada anak buahnya di wilayahnya untuk tetap waspada. Pelaksanaan KKP yang sejatinya bertujuan memfasilitasi warga berolahraga dalam meningkatkan kebugaran, jangan sampai menjadi potensi penularan Covid-19.

“Saya imbau untuk jajaran di wilayah agar terus menyosialisasikan kepada masyarakat yang berolahraga untuk disiplin mengikuti protokol kesehatan,” ujar Bayu.

Sesuai ketentuan, sambung Bayu, warga yang berolahraga juga diwajibkan menggunakan masker. Para petugas juga selalu mengingatkan apabila ada warga yang berkerumun atau tidak menjaga jarak.

“Pada kegiatan ini juga, saya minta petugas dapat memanfaatkan untuk menyosialisasikan gerakan 3M kepada warga masyarakat antara lain, menggunakan masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan,” pungkasnya. (van)

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *