oleh

Pakai Protokol Kesehatan, Masjid Al Furqan Galaxi Bekasi Potong 17 Sapi

POSKOTA.CO – Pelaksanaan Idul Adha di tengah kondisi pandemi Covid-19 ini, berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, termasuk saat penyembelihan hewan kurban. Sebagian pemotongan hewan kurban dilakukan sehari setelah Hari Raya Idul Adha yakni Sabtu (1/8/2020).

Seperti yang dilakukan di Masjid AlFurqan, Perum Taman Galaxi, Pekayon, Bekasi Selatan. Sejumlah aturan terkait protokol kesehatan harus dipatuhi untuk mencegah penularan virus Corona termasuk pembagian daging kurban yang diantar ke masing-masing penerima.

“Pelaksanaan kurban tahun ini kita menggunakan protokol kesehatan sebagaimana yang diwajibkan pemerintah yakni harus memperhatikan tiga pokok yaitu kesehatan hewan yang akan di kurbankan, proses penyembelihan dan distribusi daging kepada yang membutuhkan,” ucap Dr. H. Amrizal Sutan Kayo, Ketua Yayasan Masjid AlFurqan Taman Galaxi, Bekasi Selatan.

Suasana pemotongan hewan kurban.

Kepada POSKOTA.Co, Ditengah- tengah pelaksanaan pemotongan hewan kurban, Amrizal yang didampingi ketua panitia Idul Adha KH Muhammad Sodik menambahkan, sesuai himbauan pemerintah dalam hal ini Direktur Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan (Dirjen PKH), pihaknya telah menyembelih hewan kurban yang sehat karena hal ini sesuai persyaratan utama yang harus dicermati dalam pemotongan.

Sementara Hendro Kuncoro, sekretaris Yayasan Masjid AlFurqan mengakui pelaksanaan pemotongan hewan kurban sebanyak 17 ekor sapi tahun ini memang ada perbedaannya dibanding dari tahun-tahun sebelumnya.

“Situasi pandemi penyebaran Covid -19 menyebabkan Idul Qurban tahun ini diwarnai ketaatan pada protokol kesehatan yg ditetapkan pemerintah dan ditekankan oleh Ketua Panitia Idul Qurban 1441H Masjid AlFurqan,” katanya.

Hendro menyebutkan Physical distancing menyebabkan separuh lebih panitia harus dipangkas, padahal sebelumnya, perhelatan ini selalu jadi ajang silaturami jamaah, sehingga melibatkan begitu banyak jamaah dlm kepanitiaan.

“Target penyelesaian pekerjaannya pun harus dipercepat. Untuk itu panitia melibatkan tenaga pemotongan hewan kurban profesional. Sedang pendisitribusian daging kurban itu sendiri dilakukan oleh panitia dengan melibatkan pengojek setempat, sampai kerumah para penerima daging Qurban,” tambahnya.

Menurutnya, Masjid AlFurqan tahun ini membatasi diberi kepercayaan oleh warga untuk memotong dan mendistribusikan 17 sapi kurban.

“Alhamdulillah pemotongan yang dimulai sejak pukul jam 07.00 WIB dapat kami selesaikan termasuk pendistribusiannya sekitar pukul13.00 WIB, tanpa ada warga yang mengantri untuk mendapatkan daging kurban,” pungkasnya. (budhi/sir)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *