oleh

Masih Banyak Pengendara Motor Tak Peduli Protokol Kesehatan Terjaring Razia

-Megapolitan-140 views

POSKOTA.CO – Hadeh, kocak dan lucu melihat pengendara sepeda motor yang wara-wiri di kawasan Jalan Sumur Batu Raya, pura-pura atau berlaga ‘pilon’ saat petugas gabungan Gugus Tugas Penanganan Covid-19 menggelar operasi razia masker di Posko Check Point Jalan Sumur Batu Raya, Kemayoran, Sabtu (18/7/2020).

Salah satu pelanggar Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) saat terjaring malah cengar-cengir ditanya petugas kenapa maskernya tidak dipakai.
“Ya ampun kenapa maskernya tidak dipakai, malah dikantongin,” ucap salah satu petugas sambil geleng-geleng kepala.

“Lupa dipakai pak, ini saya langsung pakai deh maskernya,” jawab salah satu pelanggar sambil cengar-cengir.

Dalam operasi masker kali ini, pelanggar dikenakan sanksi ringan membeli masker sendiri. Terhitung ada belasan pelanggar yang tidak patuh menerapkan protokol kesehatan di masa PSBB Transisi perpanjangan ini.

Sementara itu, Sekretaris Kelurahan (Sekkel) Sumur Batu Suprayitno menerangkan, kawasan Jalan Sumur Batu Raya ini memang perlintasan pengendara dari mana saja. Kebanyakan pengendara bermotor yang terjaring tidak memakai masker, karena maskernya malah dikantongin.

Padahal, kata dia, penggunaan masker untuk mencegah volusi udara dari virus dan bakteri.
“Kami sudah seringkali mengingatkan dan mengimbau kepada masyarakat bersama teman-teman FKDM saat operasi pengawasan protokol kesehatan melalui pengeras suara, tapi tetap saja lalai menggunakan masker. Nggak orang tua, nggak dewasa hingga anak-anak. Alasannya lupa melulu pakai masker,” jelas Suprayitno didampingi Kasi Pemerintahan Kelurahan Sumur Batu Devi.

Ditambahkan Suprayitno, pengawasan protokol di kawasan Jalan Sumur Raya kali ini menerjunkan 12 petugas gabungan terdiri dari Satpol PP, Sudin Perhubungan, FKDM dan aparat Kelurahan Sumur Batu.

“Ada 19 pelanggar yang terjaring tidak memakai masker. Mereka merupakan warga Sunter Jaya, Pademangan, Priok, Pulomas, Pulo Gadung dan lain-lain,” katanya.

Pantauan di lapangan, keramaian di kawasan Jalan Sumur Batu Raya ini berkerumunan saat menjelang sore hari, bahkan pedestrian pun hingga tumpah ruah dikuasai gerobak dan lapak pedagang kaki lima. (van)

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *