oleh

Kerap Dibully Punya Nama Kentut

POSKOTA.C0 – Untuk para orang tua, sebaiknya dalam memberikan nama kepada anak agar berhati-hati, salah nama bisa dijadikan ejekan. Seperti yang dialami warga Kota Tangerang bernama Kentut.

Akibat diberi nama Kentut oleh orang tuanya sejak lahir, dia kerap di bully sejak kecil hingga dewasa dan merasa tidak nyaman karena kerap ditertawakan bila berkenalan atau memperkenalkan diri. Bahkan anak dan istrinya ikut menjadi ejekan banyak orang .

Tidak kuat membawa nama pemberian orang tuanya tersebut,  Warga Kota Tangerang Banten bernama Kentut ini   akhirnya menganti namanya menjadi Ihsan Hadi.

Kentut pria kelahiran Karanganyar, Jawa Tengah resmi mendapatkan putusan dari Pengadilan Negeri Tangerang untuk menggantikan namanya setelah melalui proses panjang dan menjalani persidangan  23 April 2018 silam.

“Mengabulkan permohonan perubahan nama Saudara yang sebelumnya Kentut menjadi Ihsan Hadi,” demikian pernyataan Hakim Elly Istianawati.

Mendengar hakim Pengadilan Negeri Tangerang mengabukan permohonan pergantian namanya, Kentut langsung sujud syukur. “Saya Lega tambah Pede (percaya diri),  semoga tidah ada yang mengejek lagi,” ujar Ihsan Hadi.

Setelah ketukan palu hakim, Kentut resmi terbebas dari nama pemberian orang tuanya yang dipakainya selama 31 tahun lalu.

Bahkan cerita pria asal Karanganyar ini, anaknya saking ketakutan terus dihina, sampai tidak mau berangkat sekolah, karena teman-teman sekolahnya sering mengejek nama Kentut.

Melihat anaknya yang masih sekolah merasa tidak nyaman memiliki ayah bernama kentut, akhirnya dia bertekat untuk mengganti nama yang memiliki arti kurang bagus itu menjadi  Ihsan Hadi.

Sebenarnya, lanjut cerita Ihsan, semasa dirinya kecil, orang tuanya pernah mempunyai keinginan untuk mengganti namanya, namun karena kedua orang tuanya  hanya petani kecil di Karanganyar, Solo, nggak ngerti ngurus gimana caranya sehingga tetap dibiarkan namanya menjadi Kentut.

Namun kini, Ihsan Hadi merasa bersyukur  permohonan penggantian namanya dapat dikabulkan. Bahkan selama proses pengganti nama, ketiga anak dan istrinya memberikan semangat dan meminta agar dirinya tidak patah semangat meskipun diakui  tidak pernah berurusan dengan pihak pengadilan. (*/d)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *