oleh

Jumlah Warga Depok Positif Covid-19 Capai 514 Orang hingga Hari Kedua Lebaran

POSKOTA.CO – Masyarakat Kota Depok yang terkonfirmasi dan terindikasi positif Covid-19 hari kedua lebaran bertambah sebanyak 13 orang, sehingga jumlah total menjadi 514 orang dari sebelumnya hanya 501 orang, jumlah yang sembuh masih tetap 118 orang, dan meninggal dunia mencapai 24 orang.

“Data terakhir hingga Senin (25/5/2020) petang, jumlah warga yang terindikasi positif Covid-19 menjadi 514 orang atau bertambah sebanyak 13 orang, untuk pasien yang sembuh tidak ada perubahan masih tetap 118 orang, dan meninggal dunia 24 orang,” kata Wali Kota Depok Mohammad Idris didampingi Juru Bicara Tim Penanganan Copvid-19 Kota Depok Dadang Wihana, dari informasi yang diterima POSKOTA.co, Senin (25/5/2020).

Penambahan 13 warga yang dinyatakan positif Covid-19 berasal dari tindak lanjut program rapid test di beberapa tempat di Kota Depok yang diikuti uji swab di Labkesda dan PCR Laboratorium RSUI Depok. Jumlah itu berasal dari enam orang, tindak lanjut program rapid test yang diselenggarakan oleh BIN, serta ditindaklanjuti dengan swab sebanyak tiga orang dan empat orang lagi infomasi kasus yang berasal dari Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta.

Kondisi kerumunan warga Kota Depok di salah satu pasar di Depok II Timur. (anton)

“Sementara itu, untuk kasus orang tanpa gejala (OTB) mencapai 1.619 orang, orang dalam pengawasan (ODP) 3.694 orang, dan pasien dalam pengawasan (PDP) sebanyak 1.407 orang,” kata Wali Kota seraya menambahkan, penambahan ini tentunya wilayah Kota Depok masih sangat rentan terhadap penularan antarwarga terlebih dalam kontak langsung oleh mereka yang sebetulnya terpapar Covid-19, namun tidak diketahui secara pasti.

Dengan adanya penambahan jumlah masyarakat yang positif Covid-19, imbuh dia, pihaknya terus berharap agar masyarakat Kota Depok dapat memahami dan menaati pelaksanaan PSBB jilid III seharusnya selesai 26 Mei 2020 ditambah selama tiga hari ke depan sehingga selesai 29 Mei 2020 untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19 di masyarakat. (anton)

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkini