oleh

Jabatan Lurah ‘Ngamuk’ di Ruang Kepala SMAN 3 Tangsel Bakal Dicopot

POSKOTA.CO – Nasib dicopot atau tidaknya jabatan Sidun, Lurah Benda Baru, Kecamatan Pamulang yang mengamuk di ruang Kepala  SMAN 3 Kota Tangerang Selatan (Tangsel), gara-gara enam anak titipannya tidak masuk dalam Ajaran Baru tahun 2020/2021 ditentukan pada hari Senin (20/7/2020) ini.

“Ya hari Senin  (20/7). Saya akan meminta Kepala BKPP dan inspoektorat melakukan langkah yang sama untuk dari sisi pemerintahan administrasi kepegawaian. Kalau memang sudah bisa kita lakukan pencopotan, ya nanti kita lakukan,” tegas Wakil Wali Kota Tangsel Benyamin Davnie, Minggu (19/7/2020).

Wakil Wali Kota Tangsel Benyamin Davnie. (anton)

Sekarang ini Pemkot Tangsel menyerahkan semuanya ke pihak berwajib untuk menuntaskan laporan yang dilakukan pihak SMA N 3 Tangsel melalui Plt Kepala SMA N 3 Aan Sri Analiah terkait aksi Lurah Benda Baru tersebut saat menendang toples berisi makanan kecil di meja ruang Kepsek saat menanyakan perihal enam anak titipannya yang tidak diterima di sekolah tersebut sekitar Jumat (10/7/2020) lalu.

Menurut dia, karena kasusnya sudah ditangani pihak berwajib dan kalau tidak salah sudah ada permintaan maaf dari Saidun, Lurah Benda Baru kepada Plt Kepala SMA N 3 Tangsel Aan Sri Analiah tentunya harus diikuti sesuai prosedur hukum yang berlaku.

“Untuk masalah administrasi sebagai ASN tentunya kita akan siapkan dan tindakan tegas. Tunggu saja hasilnya mungkin hari Senin  (20/7) sudah ada keterangan resmi,” ujarnya.

Aksi mengamuk di ruang Kepala SMAN 3 Tangsel tentunya sangat disayangkan dan jelas mencoreng dunia pendidikan, imbuhnya
Apalagi marah atau mengamuknya lurah tersebut lantaran tidak  diterimanya titipan anak siswa baru untuk masuk di sekolah tersebut.

“Jelas itu perbuatan yang salah dan memalukan,” ujarnya walau pun kemungkinan besar Lurah Benda Baru ingin membantu warga kurang mampu di wilayahnya agar dapat bersekolah di lokasi terdekat, tapi caranya jelas tidak benar, kata dia.

Sebelumnya, Poskota.Co, Jumat (17/7) akibat tidak diterima enam anak titipan untuk masuk ke SMA N 3 Tangsel, Saidun Lurah Benda Baru, Pamulang mengamuk dan menendang meja serta toples berisi makanan.

Kasusnya dilaporkan pihak Plt. Kepala SMAN 3 Tangsel ke pihak Polsek Pamulang. (anton/sir)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *