oleh

Gerabah Depok ‘Jejek’ Dukung Paslon Pradi-Afifah di Pilkada 2020

POSKOTA.CO – Seluruh anggota dan pengurus Gerakan Arus Bawah (Gerabah) Kota Depok siap mendukung pasangan calon (paslon) yang diusung Partai Gerindra dan PDI Perjuangan yaitu Pradi Supriatna dan Afifah Alia dalam Pilkada Serentak 9 Desember 2020 mendatang.

“Kami sangat ‘jejek’. Bocah Depok itu ya harus begitu, kudu ‘jejek’ kalau orang Betawi bilang dan jangan ‘ugig’. Alhamdulillah kami kompak serta siap berjuang untuk mendukung paslon Pradi Supriatna dan Afifah Alia dalam Pilkada serentak 9 Desember 2020 mendatang,” kata Penasihat Gerabah Kota Depok H Sarmili didampingi H Maruf Aman dan Bang Edmond Johan saat menyerahkan surat kebulatan tekat ke Pradi Supriatna dan Afifah Alia, Rabu (2/9/2020).

Melalui Gerabah, pihaknya berusaha menggalang suara untuk paslon Pradi-Afifah ini, karena Gerabah menampung aspirasi dari arus bawah yang siap ‘all out’ di Pilkada 2020 ini.

“Semua ingin perubahan, agar Depok lebih baik, pemimpin yang benar-benar mencintai kota dan warganya,” ucap mantan lurah era tahun 1990 yang lebih akrab dipanggil Bang Dewa.

“Kami dari Gerabah melihat keinginan perubahan tidak hanya di masyarakat, tapi ada di diri sosok Pradi Supriatna maupun Afifah Alia,” imbuhnya, yang menitipkan keinginan masyarakat tersebut ke Pradi-Afifah melalu surat keputusan dari pengurus Gerabah Kota Depok disaksikan seluruh pengurus di 65 kelurahan termasuk 11 kecamatan seluruh Kota Depok.

Sementara itu, paslon Pradi Supriatna dan Afifah Alia mengaku sangat bangga dan siap melaksanakan apa yang diminta masyarakat, termasuk seluruh komponen partai politik yang mendukung dalam koalisi termasuk lima organisasi masyarakat, paguyuban. Komunitas maupun pribadi yang secara sukarela mendukung dirinya bersama Afifah Alia untuk maju dalam Pilkada Serentak 9 Desember 2020 mendatang.

“Ini saya bilang anugerah dari Allah Swt. Orang-orang tua saya seperti H Sarmili, H Maruf Aman, rekan lainnya, sahabat, saudara dan masyarakat umum yang secara pribadi siap mendukung saya dalam pilkada mendatang, tidak terkecuali koalisi partai pendukung termasuk salah satu partai yaitu Partai Amanat Nasional (PAN) yang masih ditunggu bergabung dalam koalisi,” tuturnya. (anton)

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *