oleh

Eksekusi Lahan Tol Kunciran-Bandara Soetta di Jurumudi Ricuh

POSKOTA.CO – Kericuhan mewarnai proses eksekusi penggusuran rumah warga yang terkena proyek tol Kunciran-Bandara Soekarno-Hatta yang dilakukan di Kelurahan Jurumudi, Kecamatan Benda, Kota Tangerang, Selasa (1/9/2020). Sejumlah warga pemilik lahan menolak dilakukan eksekusi karena merasa belum menerima uang pembayaran.

Ratusan petugas gabungan telah bersiap dari pagi telah di lokasi untuk mengawal jalannya eksekusi. Namun dalam pelaksanaannya terjadi aksi penolakan dari warga. Bahkan sempat terjadi aksi saling dorong dan pukul antara warga dengan petugas yang berjaga.

“Kalian harus bayar dulu lahan kami. Jangan asal bongkar saja, kami berhak atas lahan kami ini,” teriak Ayu, salah satu warga di lokasi, Selasa (1/9/2020).

Warga melawan karena menilai harga lelang tidak sebanding dengan objek yang dijaminkan. Meski ada perlawanan, proses eksekusi dan evakuasi barang tetap dilakukan pihak Pengadilan Negeri (PN) Tangerang.

“Di mana rasa keadilan buat kami seperti yang tertulis sila kelima Pancasila,” sambungnya.

Hingga saat ini warga yang terkena dampak proyek tol masih mengevakuasi barang dari dalam rumah. Bahkan seorang wanita sempat jatuh pingsan dan dilarikan ke rumah warga lainnya guna mendapat pertolongan. (imam)

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *