oleh

DPRD Jabar Minta Persiapan DOB Kabupaten Bogor Barat Dikaji dengan Matang

POSKOTA.CO – Pemerintah Kabupaten Bogor sebagai wilayah induk siap mendukung kelangsungan pembentukan Kabupaten Bogor Barat.

Hal itu dibuktikan dengan ketersediaan anggaran sebesar Rp75 miliar untuk digunakan persiapan pembentukan wilayah baru.

Bupati Bogor Ade Yasin mengatakan, dana tersebut akan diberikan selama tiga tahun. Sementara untuk ibu kota Kabupaten Bogor akan dipusatkan di Kecamatan Cigudeg.

Terkait lokasi ibu kota kabupaten baru, Wakil Ketua bidang Pariwisata DPD Golkar Jawa Barat Ade Ruhendi mengatakan, wacana ibu kota Kabupaten Bogor Barat di Cigudeg sah-sah saja.

Namun, Bupati Bogor harus memperhatikan semua aspek kajian termasuk aspek lingkungan.

“Namanya juga wacana. Sah-sah saja. Tapi kalau belum ada kajian yang matang, belum bisa diputuskan,” kata Jaro Ade, sapaan akrab Ade Ruhendi usai menghadiri pembukaan Musda Ke-10 DPD Golkar Kota Bogor di Hotel Sahira, Jalan Jenderal Ahmad Yani, Kota Bogor, Sabtu (29/8/2020).

Jaro Ade yang pernah menjadi rival Bupati Ade Yasin saat pilkada bupati ini menegaskan, kajian komperesif perlu dilakukan, karena menyangkut hajat hidup orang banyak.

Sebelumnya, Bupati Ade Yasin mengatakan, untuk anggaran pemekaran Kabupaten Bogor Barat, Pemkab Bogor menyiapkan anggaran Rp25 miliar/tahun.

“Maka selama tiga tahun menjadi Rp75 miliar. Kita sudah siap hingga Bogor Barat cepat proses menjadi kabupaten baru,” kata Ade Yasin di hadapan Komisi I DPRD Jawa Barat pada Rabu (26/8/2020).

Komisi I DPRD Jabar meminta, mengenai persiapan daerah otonomi baru (DOB) Kabupaten Bogor Barat, harus dipersiapkan secara matang.

Dengan alokasi anggaran seperti itu, menurut Jaro Ade, ketika nanti moratorium dicabut pemerintah pusat, Pemkab Bogor siap menalangi pembentukan Kabupaten Bogor Barat.

Sekretaris Komisi I DPRD Jawa Barat, Sadar Muslihat memaparkan hasil kajian pada ketiga wilayah yang akan menjadi kabupaten baru di Jabar.

Rapat yang digelar di Gedung Setda Kabupaten Bogor ini memberikan banyak masukan bagi anggota dewan tingkat provinsi.

“Tugas kami hari ini dari DPRD Provinsi Jawa Barat untuk mengkaji dan merevisi persiapan tiga pemekaran atau daerah persiapan calon daerah otonomi baru. Yaitu Kabupaten Bogor Barat, Sukabumi Utara, dan Garut Selatan. Hari ini kami mendapat masukan yang luar biasa,” ucap Sadar kepada wartawan.

Dia menjelaskan, Kabupaten Bogor Barat memiliki potensi sumber daya manusia dan ekonomi yang luar biasa. Dengan terpenuhinya semua syarat administrasi pemekaran wilayah, sambung dia, DPRD Jabar segera meminta pusat membuka morotarium pemekaran wilayah.

“Saat ini Bogor Barat bukan lagi keinginan tapi kebutuhan mengingat luas dan penduduknya banyak. Kita yakin bisa menyejahterakan masyarakat. Dengan terpenuhinya syarat administrasi, teknis pelayanan yang lebih dekat,” ujarnya.

Jika terbentuk, maka Kabupaten Bogor Barat akan memiliki 14 kecamatan yaitu, Dramaga, Ciampea, Tenjolaya, Cibungbulang, Pamijahan, Leuwiliang, Leuwisadeng, Nanggung, Sukajaya, Cigudeg, Jasinga, Tenjo, Parung Panjang, dan Rumpin.

Ke-14 kecamatan itu memisahkan diri dari Kabupaten Bogor sebagai wilayah induk yang sekarang terdiri 40 kecamatan.

Bupati Bogor Ade Munawaroh Yasin menjelaskan, masih ada catatan dalam pembahasan persiapan DOB Kabupaten Bogor Barat.

Salah satunya pemilihan ibu kota yang masih harus didiskusikan dan hasil dari tim indipenden pemerintah pusat yang bakal menggelar survei ke lapangan.

“Karena kejadian di awal Januari 2020, beberapa daerah yang terkena bencana, maka ada pemikiran ibu kota harus wilayah tanah yang stabil, dan mampu menarik investor,” ucap Ade.

Dia mengakui, Pemkab Bogor sebelumnya sempat mempertimbangkan menjadikan Kecamatan Cigudeg sebagai ibu kota Kabupaten Bogor Barat.

Namun Ade Yasin kembali mempertimbangkan Rumpin sebagai ibu kota baru, ketika peristiwa longsor dan banjir bandang pada awal tahun 2020, membuat Cigedug kemungkinan di coret dari daftar. (yopi)

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *