oleh

Dikeluhkan Akan Picu Klaster Baru, Warga Desak Pemprov Tertibkan PKL Liar di Jakpus

-Megapolitan-282 views

POSKOTA.CO – Warga Kebon Kosong desak Gubernur Provinsi DKI Jakarta Anies Rasyid Baswedan untuk memerintahkan anak buahnya, mulai dari wali kota, camat, lurah dan petugas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) agar menggeruduk pedagang kaki lima (PKL) yang bermunculan menutupi bahu jalan dan pedestrian mulai dari Jalan Apron dan kawasan, Jalan Bunderan Masjid Akbar Kemayoran, Jakarta Pusat.

Pasalnya, di masa pandemi Covid-19 ini keberadaan PKL yang dikeluhkan warga Kebon Kosong malah dibiarkan pemerintah setempat dan Pusat Pengelola Kompleks Kemayoran (PPKK), sehingga keberadaan ratusan PKL ini semakin liar menggelar lapak semaunya.

“Makin liar saja PKL di sini. Ditambah lagi parkir kendaraan roda empat juga menutupi Jalan Bunderan Masjid Akbar Kemayoran. Akses masuk keluar rumah jadi tertutup dengan PKL dan parkir. Ditambah lagi bermunculan lapak permainan anak-anak yang memicu kerumunan masyarakat,” keluh Anti (40), warga Kebon Kosong, Sabtu (15/8/2020).

Hal senada juga dikeluhkan warga lainnya, Agus (58), mengaku miris melihat kondisi fasilitas umum (fasum) di kawasan Bunderan Masjid Akbar Kemayoran dikuasai PKL dan parkir liar.

“Keberadaan PKL dan parkir liar ini sangat mengganggu ketertiban umum Peraturan Daerah (Perda) Nomor 8 Tahun 2007. Anehnya, pemerintah setempat membiarkan keberadaan kerumunan masyarakat akibat banyaknya PKL liar sudah gitu tidak memakai masker,” tandasnya.

Sebelumnya, warga RW 06 dan RW 07 sudah melayangkan surat ke pemerintah setempat agar keberdaan PKL dan parkir ditertibkan. Namun hingga saat ini belum ditindaklanjuti.

Sementara itu, Wakil Wali Kota Jakarta Pusat, Irwandi menegaskan, pihaknya akan segera menindaklanjuti keluhan warga Kebon Kosong itu terkait keberadaan para PKL dan parkir liar di kawasan tersebut.

“Jangan sampai keberadaan PKL di kawasan bunderan Masjid Akbar Kemayoran jadi klaster baru penularan Covid-19. Camat, lurah dan Satpol PP, saya tegaskan untuk segera menertibkan di kawasan tersebut serta menggelar operasi razia masker,” tandas Irwandi melalui sambungan telepon. (van)

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *