oleh

Depok Masuk Zona Merah Covid-19, Terbanyak Usia Produktif

POSKOTA.CO – Penyebaran Covid -19 di Kota Depok yang masuk dalam 13 Kota dan Kabupaten di Indonesia tidak lain kurang kesadaran masyarakat mengikuti protokol kesehatan yang disarankan pemerintah terutama kelompok usia produktif mulai 30 hingga 39 tahun yang beraktivitas untuk bekerja dan kerap kotak erat aktif.

“Penambahan kasus konfirmasi positif ada pada pasien usia produktif yaitu kelompok usia 30-39 tahun dengan total 370 orang karena mereka beraktivitas atau bekerja di luar rumah dan tentunya kerap melakukan kotak erat aktif,” kata Wali Kota Depok Mohammad Idris didampingi juru bicara tim gugus tugas penangan Covid -19 Dadang Wihana, Senin (10/8/2020).

Hasil penelusuran dan pamantau data ternyata memang peningkatan pasien positif berasal dari kasus kontak erat aktif sehingga mereka yang beraktivitas dan bekerja di luar rumah harus terapkan protokol kesehatan ketika sampai di rumah.

Peningkatan yang terjadi dari kasus kontak erat ini menunjukkan kurang disiplinnya protokol kesehatan yang diterapkan sehingga munculnya klaster penularan Covid-19 di perkantoran, ujarnya yang menambahkan walaupun demikian pasien yang sembuh di Kota Depok bertambah lima orang.

Suspek aktif juga berkurang atau selesai pengawasan sebanyak tujuh orang dan kontak erat aktif juga berkurang 13 orang. Namum ada penambahan kasus konfirmasi sebanyak 32 orang lalu meninggal satu orang. Untuk kelompok usia disusul kelompok usia 20-29 tahun dengan total kurang lebih 289 orang.

“Kami tegaskan wajib masyarakat untuk harus tetap menerapkan protokol kesehatan pribadi,” ujarnya yang menambahkan protokol kesehatan pribadi harus dilakukan setelah beraktivitas di luar rumah membersihkan diri, cuci pakaian dengan detergen, bersihkan semua barang dari luar dengan disinfektan.

“Selalu gunakan masker, menjaga jarak dan mencuci tangan ketika beraktivitas,” katanya dan tetap menjaga jarak terhadap anak anak serta orang tua yang rawan penularan Covid -19. (anton/sir)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *