oleh

BPN Bogor Gandeng BIN Gelar Rapid Test Covid-19

POSKOTA. CO – Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Bogor, Kota Bogor, Kota Depok, Pejabat Pembuat Akte Tanah (PPAT), hingga pemohon melaksanakan rapid test covid 19 di halaman Kantor BPN Kabupaten Bogor di Cibinong.

Dalam pelaksanaan rapid test covid 19 ini, BPN Kabupaten Bogor menggandeng Badan Intelejen Negara (BIN).

Tujuan menggandeng BIN dengan harapan, jika ada karyawan atau pemohon yang hasilnya reaktif, maka segera di swab test.

Hasil swab test segera diketahui, karena BIN memiliki laboratarium yang handal dengan peralatan yang memadai.

Pada swab test ini, sebanyak 870 karyawan BPN, petugas PPAT hingga pemohon yang ikut dirapid test covid 19.

Kepala Kantor BPN Kabupaten Bogor, Sepyo Achanto kepada wartawan Kamis (16/7/2020) mengatakan, secara kelembagaan, ini merupakan yang pertama dilakukan demi memastikan lingkungan perkantoran BPN bebas dari wabah virus corona (covid 19).

Sepyo Achanto menambahkan, apabila ada karyawan BPN Kabupaten Bogor yang dinyatakan reaktif covid 19, maka langsung diswab test saat ini juga.

“Bagi karyawan BPN Kabupaten Bogor, Kota Bogor dan Kota Depok yang dinyatakan reaktif covid 19 sambil menunggu hasil swab test maka kami minta untuk bekerja dari rumah (work from home) dan melakukan isolasi secara mandiri,” ujarnya.

Sepyo sapaan akrabnya menuturkan walaupun saat ini dilakukan rapid dan swab test covid 19, tidak mengganggu pelayanan masyarakat akan kebutuhan dokumen pertanahan.

“Pelayanan masyarakat akan kebutuhan dokumen pertanahan tetap berjalan, khusus hari ini pemohon juga kami anjurkan mengikuti rapid atau swab test covid 19,” tutur Sepyo.

Sementara itu, Bupati Bogor Ade Yasin menjelaskan rapid test yang digelar di Kantor BPN Kabupaten Bogor akan menjadi contoh baik.

Sebab jika lembaga yang memberi layanan setiap hari kepada masyarakat terbebas dari Virus Covod 19, maka masyarakat akan merasa nyaman dan tidak ada kekhawatiran untuk bisa bertatap muka.

“Selanjutnya kita tetap berharap internal BPN dan masyarakat Kabupaten Bogor pada umumnya tetap menerapkan protokol kesehatan dalam kegiatan sehari hari dimanapun, sebab dengan cara ini kita bisa memimalisir penyebaran virus Covid 19,” kata Ade Yasin.

Hingga pukul 11.00 WIB dari total 218 contoh darah yanh diambil petugas BIN, 6 orang diantaranya dinyatakan reaktif dan 212 orang lainnya non reaktif. (ymd/sir)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *