oleh

Anies Pimpin Palantikan, Uus Kuswanto Jadi Wali Kota Jakbar, Junaedi Bupati Kepulauan Seribu

POSKOTA.CO – Di tengah wabah pandemi Covid 19. Sebanyak tujuh pejabat eselon II di lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta dilantik Gubernur Provinsi DKI Jakarta, Anies Rasyid Baswedan, di Gedung Balai Kota, Kebon Sirih, Menteng Jakarta Pusat, Jumat (4/9/2020).

Sebelum dilantik ke tujuh pejabat ini terlebih dahulu diambil sumpah jabatan.

Anies berharap, ke tujuh pejabat yang baru saja dilantik dapat mengemban amanah dan bergerak cepat dalam berinovasi untuk mengatasi tantangan pandemi Covid 19.

Menurut orang nomor satu di Balai Kota, ke tujuh pejabat pimpinan tinggi pratama di lingkungan Pemprov DKI Jakarta yang dilantik ini berdasarkan Surat Ketua Komisi Aparatur Sipil Negara nomor B-2456/KASN/08/2020 pada 31 Agustus 2020 perihal Rekomendasi Hasil Uji Kompetensi Pejabat Tinggi Pratama dilingkungan Pemprov DKI Jakarta dan Surat Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) DKI Jakarta nomor 606/-082.71 pada 1 September 2020 perihal Pertimbangan DPRD Provinsi DKI Jakarta terhadap Calon Walikota Jakarta Barat dan Calon Bupati Kabupaten Kepulauan Seribu serta Keputusan Gubernur Nomor 903 Tahun 2020 pada 2 September 2020 tentang Pengangkatan, Pemindahan dan Pemberhentian Dalam dan Dari Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama di lingkungan Pemprov DKI Jakarta.

Adapun ke tujuh Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama yang menempati pos baru antara lain, Uus Kuswanto sebagai Walikota Jakarta Barat, Junaedi sebagai Bupati Kepulauan Seribu, Reswan W Soewardjo sebagai Asisten Deputi Gubernur DKI Jakarta Bidang Pariwisata, Catur Laswanto sebagai Asisten Deputi Gubernur DKI Jakarta Bidang Budaya, Yani Wahyu Purwoko sebagai Wakil Walikota Jakarta Barat dan Hendra Hidayat sebagai Wakil Walikota Jakarta Timur, kemudian, Muhammad Zen sebagai Kepala Biro Pendidikan dan Mental Spritual Setda DKI Jakarta.

“Saya ingin garis bawahi yang berbeda. Bapak-bapak yang dilantik dalam suasana pandemi ini diharuskan bergerak ekstra cepat. Karena itu, tidak ada waktu untuk belajar berlama-lama. Semuanya harus bergerak cepat dengan tanggung jawab baru harus segera melakukan penyesuaian dengan cepat karena tantangan sangat besar,” ungkapnya di sela-sela pelantikan.

Lanjut Anies berharap agar setiap pemimpin harus berani mengambil keputusan dan berani mengambil risiko di tengah situasi saat ini.

“Saya ingin pesankan betapa pentingnya untuk terus-menerus belajar dalam menghadapi masa pandemi ini, masa yang mengharuskan lahirnya terobosan baru. Karena itu saya sampaikan jangan anggap kita paling tahu. Jangan pernah khawatir untuk mengoreksi langkah,” tandasnya.

Anies juga memberikan pesan agar setiap pejabat Pemprov DKI Jakarta bisa menjadi pemimpin, bukan sekadar pemegang otoritas. Anies menegaskan agar pemegang kewenangan harus menjadi pemimpin yang tidak bersikap sewenang-wenang atas otoritas yang dimilikinya.

“Kepada seluruhnya, saya berharap pengabdian dapat terus berjalan di Pemprov DKI Jakarta. Tugas posisi boleh berganti-ganti, tapi dimanapun jalankan tugas harus dijalani dengan sebaik-baiknya dengan tetap berkarya. Tunjukkan pada diri sendiri dan keluarga dan kolega bahwa yang dilantik hari ini adalah pribadi-pribadi yang memainkan peran terbaik,” pungkas nya.

Mantan Mendikbud ini juga mengapresiasi dua pejabat antara, Wali Kota Jakarta Barat, Rustam Effendi dan Bupati Kepulauan Seribu, Husein Murad, yang telah purna tugas karena memasuki usia pensiun.

“Saya berharap keduanya akan terus melakukan kebermanfaatan dan mengabdi untuk Jakarta meskipun tidak memiliki jabatan dan status dan terima kasih telah mendukung perjalanan selama ini sehingga bisa memberikan pengabdian terbaik untuk Jakarta,” harapnya.

Hadir dalam acara yang berbahagia tersebut para pejabat teras Pemprov DKI Jakarta, para Asisten Sekda Pemrov DKI, Wali Kota, Kadis, Kepala Biro dan lain-lain dengan penerapan protokol kesehatan Covid 19. (van/sir)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *