oleh

Abaikan Protokol Kesehatan, 185 Warga Depok Terjaring Razia Satpol PP

POSKOTA.CO – Tim Gabungan Operasi Gerakan Depok Bermasker yang dilakukan jajaran Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Depok menindak dan merazia warga yang tidak mengikuti protokol kesehatan penanganan Covid -19.

“Kami terpaksa menindak dan memberikan sanksi denda kepada sekitar 185 orang warga yang mengabaikan protokol kesehatan atau tidak memakai masker saat bepergian ke luar rumah,” kata Kepala Satpol PP Kota Depok Lienda Ratnanurdiansyah didampingi Kepala Bidang Ketentraman Masyarakat dan Ketertiban Umum, Satpol PP Kota Depok, Mohammad Fahmi, Senin (24/8).

Menurut Lienda, mereka semua dikenakan sanksi denda sesuai aturan yang berlaku sebesar Rp 50 ribu/orang sesuai dengan Peraturan Wali (Perwal) Kota Depok Nomor 37 Tahun 2020 karena tidak memakai masker saat berpergian ke luar rumah.

Tim Operssi Gerakan Depok Bermasler dilakukan di empat titik lokasi yang langsung mengambil sanksi tegas terhadap warga tanpa masker untuk didata dan langsung dikenakan sanksi denda oleh petugas.

Keempat lokasi yang dijadikan target operasi tim antara lain di Jl. Raya Bukit Cinere, Kec. Cinere dengan 48 orang pelnggaran terdiri dari sanksi sosial 33 orang dan sanksi administrasi 15 orang, di depan Apotek Siliwangan, Jl. Raya Siliwangi, Kec. Pancoran Mas terdapat 22 pelanggar dengan keterangan sanksi sosial 18 orang dan sanksi administrasi 4 orang.

Kemudian di lokasi pertigaan Jl. Raya Proklamasi,  Kec. Sukmajaya terdapat 95 pelanggar dengan keterangan sanksi sosial 50 orang dan sanksi administrasi 45 orang. Dan simpang Jl. Raya Juanda terdapat 20 pelanggar dengan keterangan sanksi sosal 17 dan sanksi administrasi 3 orang.

Kepala Bidang Ketentraman Masyarakat dan Ketertiban Umum, Satpol PP Kota Depok, Mohammad Fahmi mengatakan, mereka yang tidak menggunakan masker di tempat umum didenda  Rp 50 ribu itu sesuai dengan Peraturan Wali (Perwal) Kota Depok Nomor 37 Tahun 2020. “Sanksi bagi pelanggar untuk hari ini seluruhnya sama, yaitu Rp 50 ribu,” ujarnya. (anton/fs)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *