oleh

720 Warga Binaan Rutan Kelas I Depok Dapat Remisi, Ini Pesan Wakil Wali Kota

POSKOTA.CO – Wakil Wali Kota Depok mengajak dan berharap seluruh warga binaan dari rumah tahanan (Rutan) Kelas I Depok untuk terus beraktivitas, lebih kreatif dan berinovasi dengan bekal maupun pendidikan yang telah diterima selama menjadi warga binaan.

“Tingkatkan terus kreatifitas dan berinovasi agar bekal ilmu pengetahuan hasil pendidikan maupun belajar yang dilakukan warga binaan oleh pengajar maupun pendidikan selama di Rutan kelas I Depok agar bermanfaat untuk keluarga dan diri sendiri menghadapi kehidupan baru yang lebih baik lagi,” kata Wakil Wali Kota Depok Pradi Supriatna didampingi Kepala Rutan kelas I Depok Dedy Cahyadi usai menyerahkan remisi atau pemotongan masa tahanan kepada 720 orang warga binaan terkait HUT RI ke 75 Kemedekaan RI,Selasa (18/8).

Penegasan dan harapan itu disampaikan kepada perwakilan para warga binaan yang mendapatkan remisi atau pemotongan masa tahanan kepada 705 orang untuk Remisi Umum (RU) I dan 15 orang mendapatkan RU II atau tidak langsung bebas di Rutan Kelas I Depok, Cilodong.

Hasil selama bimbingan sosial dan bekal pelatihan maupun pengembangan kreatifitas, yang barang tentu berguna saat mereka menghirup udara bebas. “Saya lihat sendiri kreatifitas yang dihasilkan warga binaan seperti seni musik, lukisan, dan kreatifitas lainnya. Ini menjadi prospek usaha mandiri kedepannya, setelah mereka keluar dari penjara,” katanya.

Sementara itu, Kepala Rutan Kelas I Depok Dedy Cahyadi, mengatakan total yang menerima remisi atau pemotongan masa tahanan sekitar 720 orang terdiri dari RU I mencapai 705 orang dan RU II sebanyak 15 orang warga binaan. “Khusus RU II, 14 orang diantaranya tidak langsung bebas. Karena akan menjalani pidana subsider. Satu orang napi mendapatkan program asimilasi di rumah,” tuturnya.

Pemberian remisi ini belum final masih ada potensi penambahan bagi warga binaan karena pihaknya masih menunggu hasil vonis dan eksekusi, untuk diusulkan ke Kementerian Hukum dan HAM. Ini bisa sampai bulan depan karena memang yang enam bulan menjalani masa tahanan dan sudah putus tinggal eksekusi, ujarnya.

Untuk penerima remisi terbanyak berasai dari napi kasus pidana umum yaitu mencapai 433 orang dari jumlah tersbeut kasus narkoba yang paling banyak yaitu 188 orang.

“Sedangkan tahanan anak ada sekitar 25 orang kemungkinan besar minggu depan baru kita keluarkan daftar atau susunannya karena menunggu vonis dan eskekusi turun untuk kemudian diusulkan kembali,” katanya. (anton/sir)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *