oleh

58 Pelanggar PSBB di Johar Baru, Pilih Nyapu Sampah karena Lagi Bokek

POSKOTA.CO – Sebanyak 58 pelanggar tidak mematuhi protokol kesehatan di masa Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) transisi kembali terjaring di kawasan Jalan Kramat Jaya Baru, Johar Baru, saat petugas gabungan Kecamatan Johar Baru, Jakarta Pusat menggelar Operasi Tertib Masker (Optibmas) pada, Minggu (6/9/2020).

Pantauan di lapangan, puluhan pelanggar yang terjaring petugas Optibmask ini disanksi hukuman kerja sosial membersihkan sampah di jalanan dengan memakai rompi pelanggar PSBB. Lantaran tidak memakai masker saat berkeliaran di luar rumah.

“Maaf pak masker nya ketinggalan di rumah. Saya pilih nyapu sampah saja. Lagian kalau bayar denda saya lagi nganggur alias bokek,” ujar salah satu pelanggar saat terjaring petugas Optibmask di lokasi.

Sementara itu, Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Kasatpol PP) Kecamatan Johar Baru, Rojikin menerangkan, sebanyak 58 pelanggar yang terjaring hari ini dikenakan sanksi hukuman kerja sosial membersihkan sampah di jalanan.

“Puluhan pelanggar yang tidak patuh terhadap protokol kesehatan Covid 19 dikenakan sanksi hukuman kerja sosial. Pilihan mereka disanksi kerja sosial seperti nyapu sampah di jalanan lantaran tidak mampu untuk membayar denda administrasi karena lagi nganggur,” jelas Rojikin kepada poskota.co, Minggu (6/9/2020).

Lanjut Rojikin menambahkan, untuk menyadarkan masyarakat tentang protokol kesehatan Covid 19 demi memutus mata rantai penyebaran covid 19 di wilayah Johar Baru akan mengenakan sanksi membersihkan trotoar dan ngecet kanstin.

“Kegiatan Optibmask hari ini di mulai pukul 08:30 Wib hingga pukul 11.00 Wib mengerahkan 20 petugas gabungan terdiri Satpol PP dan Dishub. Kegiatan Optibmask berdasarkan Peraturan Gubermur (Pergub) nomor 79 Tahun 2020 dan Keputusan Gubernur (Kepgub) nomor 805 Tentang Perpanjangan PSBB,” jelasnya. (van/sir)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *