by

400 Lapak di Tanah Abang Dipaksa Tutup Satpol PP

Read Time:1 Minute, 0 Second

POSKOTA.CO – Sekurangnya 400 lapak dan kios pedagang Pasar Tanah Abang, Jakarta Pusat dipaksa tutup oleh Satpol PP Pemprov DKI, Jumat (22/5/2020), karena melanggar Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).

Camat Tanah Abang Jakarta Pusat Yassin Passaribu mengatakan, penindakan atas pelanggaran PSBB akan terus dilakukan hingga aturan tersebut berakhir. “Kita tetap menindak sampai masa PSBB berakhir,” ujarnya.

Diakui dalam pelaksanaan penertiban, masih ada pedagang yang tetap ngotot berdagang meski sudah ada penindakan dari Pemprov DKI Jakarta bersama dengan aparat terkait.

“Masih ada yang berani kiosnya sudah disegel dan di-BAP (berita acara pemeriksaan) tetap bandel dan membuka juga ujar Yassin.

Dalam penertiban di kawasan Pasar Tanah Abang, Satpol PP Pemprov DKI Jakarta dibantuTNI dan Polri. Penindakan dilakukan di Jalan Jatibaru, baik yang tepat di bawah JPM Tanah Abang ataupun di Kampung Bali.

Para pedagang yang membuka usahanya diminta untuk langsung menutup lapak. Sedangkan pengunjung  diarahkan untuk kembali ke rumah masing-masing.

Penindakan yang dilakukan oleh Satpol PP dan aparat terkait dikarenakan di kawasan tersebut mulai dipadati masyarakat yang ingin berbelanja namun tidak mengindahkan PSBB yang  telah ditetapkan.

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan  telah memperpanjang PSBB untuk ketiga kalinya hingga 4 Juni 2020 ini dan diperkirakan menjadi PSBB yang terakhir. (r)

 

0 0
Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleppy
Sleppy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Terkini