oleh

15 Pelajar dan Guru Terjaring Opstibmas, KJP-nya Bakal Dinonaktifkan

POSKOTA.CO – Sebanyak 15 pelajar dan guru wajahnya pucat saat terjaring petugas Operasi Tertib Masker (Opstibmas) di kawasan Jalan Kartini VIII Dalam, Kelurahan Kartini, Sawah Besar, Jakarta Pusat, Sabtu (15/8/2020) malam.

“Waduh maaf pak, saya lupa pakai masker,” ucap Turini, salah satu pelajar, ketika terjaring petugas.

Kasatpol PP Kelurahan Kartini Noval mengaku, dari 15 pelanggar Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) Transisi fase I yang terjaring petugas gabungan Opstibmas karena tidak memakai masker saat wara-wiri di kawasan Jalan Kartini VIII Dalam.

“Ke 15 pelanggar yang terdiri dari pelajar dan guru wajahnya ketakutan saat terjaring. Mereka kami kenakan sanksi hukuman kerja sosial menyapu sampah di jalanan,” ucap Noval.

Noval mengatakan, dari ke 15 pelajar yang masih sekolah ini akan dilaporkan ke pihak sekolah, agar Kartu Jakarta Pintar (KJP)-nya dihapus.

Pelanggar PSBB Transisi fase I di kawasan Kelurahan Kartni disanksi kerja sosial menyapu sampah.

“Kami akan laporkan pelajar yang masih sekolah ini ke pihak sekolah, agar KJP-nya dihapus sebagai efek jera,” ucap Noval sambil menambahkan, kegiatan Opstibmas dimulai pukul 19.30 WIB hingga pukul 21.30 WIB dengan mengerahkan petugas gabungan terdiri dari Satpol PP, pengurus RW 08 Kelurahan Kartini dan FKDM.

Sementara itu, Ketua RW 08 Achmad Maulana menambahkan, pengurus RW 08 sudah seringkali pencegahan penularan Covid-19, supaya warga sadar untuk penggunaan masker saat berada di luar rumah, dan menjaga jarak untuk mencegah penularan Covid-19.

“Covid-19 jangan dianggap remeh meskipun virus ini tidak kelihatan. Kami minta masyarakat khususnya di RW 08 membiasakan diri untuk berperilaku hidup sehat dan bersih dengan 3M, memakai masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak,” kata Achmad Maulana. (van)

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *